Apple Diprediksi Geser Foldable Lebar Huawei Lewat iPhone Fold

Rabu, 28 Januari 2026 | 14:38:48 WIB
Apple Diprediksi Geser Foldable Lebar Huawei Lewat iPhone Fold

JAKARTA - Masuknya Apple ke pasar ponsel lipat diperkirakan tidak hanya sekadar mengikuti tren, tetapi juga berpotensi mengubah peta persaingan yang sudah terbentuk. Meski Huawei selama ini dikenal sebagai pelopor foldable dengan layar lipat lebar, perhatian konsumen global diyakini akan bergeser ketika Apple resmi meluncurkan perangkat lipat pertamanya yang sementara disebut sebagai iPhone Fold.

Prediksi tersebut muncul seiring rumor bahwa Apple akan mengadopsi desain wide foldable, yakni perangkat lipat dengan rasio layar lebih lebar dibandingkan kebanyakan ponsel lipat Android yang beredar saat ini. Dengan kekuatan merek dan basis pengguna yang sangat besar, Apple disebut mampu “mencuri panggung” dari produsen yang lebih dulu menghadirkan konsep serupa.

Apple Masuk Segmen Foldable dengan Pendekatan Berbeda

Apple diperkirakan akan menghadirkan iPhone Fold dengan desain yang berbeda dari mayoritas ponsel lipat Android. Jika saat ini banyak perangkat foldable Android mengusung layar utama yang cenderung berbentuk hampir persegi saat dibuka, Apple disebut memilih pendekatan layar yang lebih lebar.

Mengutip PhoneArena, iPhone Fold dilaporkan akan menawarkan rasio layar yang lebih horizontal. Desain ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman konsumsi konten yang lebih optimal, terutama untuk menonton video atau menikmati media hiburan.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Apple tidak sekadar mengadopsi teknologi lipat, tetapi juga mencoba mengoptimalkan pengalaman penggunaan sesuai dengan karakter konsumennya.

Desain Wide Foldable Jadi Pembeda Utama

Salah satu nilai jual utama iPhone Fold diperkirakan terletak pada desain layar lipatnya yang lebar. Dengan rasio layar yang lebih luas secara horizontal, perangkat ini disebut mampu memberikan tampilan visual yang lebih imersif dibandingkan desain foldable tradisional.

Dalam kondisi terbuka, iPhone Fold dilaporkan tidak akan tampil menyerupai bentuk persegi seperti kebanyakan ponsel lipat saat ini. Sebaliknya, desain lebar tersebut memungkinkan pengalaman menonton video yang lebih mendekati layar tablet atau laptop kecil.

Dengan demikian, iPhone Fold berpotensi menarik minat pengguna yang mengutamakan hiburan dan konsumsi konten visual dalam penggunaan sehari-hari.

Huawei Lebih Dulu, Tapi Terbatas di Pasar Global

Sebelum Apple, Huawei sebenarnya telah lebih dulu memperkenalkan konsep foldable berlayar lebar. Salah satu contohnya adalah Huawei Pura X yang hadir dengan rasio layar lebih horizontal dan desain yang cukup unik dibandingkan foldable lain di pasaran.

Namun, meski menjadi pelopor, dampak inovasi Huawei terhadap pasar global dinilai belum maksimal. Berbagai kendala, termasuk keterbatasan akses layanan Google dan distribusi pasar di luar Tiongkok, membuat perangkat foldable berlayar lebar dari Huawei kurang mendapat sorotan luas.

Situasi tersebut membuat inovasi yang diperkenalkan Huawei belum sepenuhnya diakui secara global, meski dari sisi desain dan konsep dinilai menarik.

Kendala Ekosistem Huawei

Selain distribusi yang terbatas, ekosistem Huawei juga masih kurang dikenal atau diadopsi di sejumlah wilayah utama seperti Amerika Serikat. Kondisi ini menjadi faktor penting yang memengaruhi penerimaan pasar terhadap perangkat foldable Huawei.

Akibatnya, meski Huawei telah menghadirkan desain yang berbeda dan inovatif, produk foldable berlayar lebar tersebut belum mampu menjangkau konsumen mainstream secara global. Hal inilah yang membuka peluang bagi Apple untuk masuk dan mengambil alih perhatian pasar.

Kekuatan Merek Apple Jadi Faktor Penentu

Berbeda dengan Huawei, Apple memiliki kekuatan merek yang sangat besar serta basis penggemar yang loyal di berbagai belahan dunia. Faktor ini membuat kehadiran iPhone Fold diperkirakan akan langsung menarik perhatian luas, bahkan dari konsumen yang sebelumnya belum tertarik dengan ponsel lipat.

Dengan dukungan ekosistem iOS yang sudah matang, Apple diprediksi mampu mempercepat adopsi ponsel lipat ke pasar mainstream. Kehadiran iPhone Fold tidak hanya menjadi debut Apple di segmen foldable, tetapi juga berpotensi mengubah persepsi konsumen terhadap perangkat lipat secara keseluruhan.

Potensi Perluasan Pasar Foldable

Banyak pihak menilai bahwa masuknya Apple ke pasar foldable akan menjadi katalis penting bagi pertumbuhan segmen ini. Selama ini, ponsel lipat masih dianggap sebagai produk niche dengan harga tinggi dan target pasar terbatas.

Dengan pendekatan desain yang berbeda dan daya tarik merek Apple, iPhone Fold diperkirakan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Hal ini berpotensi mendorong produsen lain untuk mengembangkan desain dan pengalaman penggunaan yang lebih berorientasi pada kebutuhan mainstream.

Perkiraan Waktu Peluncuran iPhone Fold

Sejumlah analis memperkirakan iPhone Fold akan diperkenalkan bersamaan dengan jajaran iPhone 18 series pada akhir 2026. Namun, informasi terkait waktu peluncuran tersebut masih bersifat rumor dan didasarkan pada bocoran yang beredar.

Ada pula prediksi yang menyebutkan peluncuran iPhone Fold bisa mundur hingga 2027, tergantung kesiapan teknologi dan strategi Apple. Meski demikian, antusiasme pasar terhadap kehadiran ponsel lipat pertama dari Apple sudah mulai terasa.

Jika prediksi tersebut benar, maka iPhone Fold berpotensi menjadi momentum penting yang tidak hanya mengangkat popularitas Apple di segmen baru, tetapi juga “mencuri kehadiran” foldable berlayar lebar yang sebelumnya lebih dulu diperkenalkan oleh Huawei.

Terkini