JAKARTA – Dengan Tersedia Lahan Baru Warga Diimbau Tidak Parkir Liar di Lebak Bulus demi menjaga kelancaran akses menuju stasiun MRT dan mengurai kemacetan di Jakarta Selatan.
Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai penyempitan jalur akibat kendaraan yang berhenti sembarangan di bahu jalan.
"Kami berharap warga memanfaatkan lahan parkir yang sudah disediakan dan tidak lagi memarkir kendaraannya di pinggir jalan," ujar Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Jumat (24/4/2026).
Pembersihan area dari parkir tidak resmi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi para pejalan kaki.
Fasilitas parkir tambahan kini telah siap beroperasi untuk menampung lonjakan volume kendaraan pribadi milik penglaju.
Sutedjo berpendapat bahwa kepatuhan masyarakat dalam menggunakan kantong parkir resmi merupakan kunci utama terciptanya ketertiban transportasi di kota metropolitan.
Petugas gabungan akan terus melakukan patroli rutin di sepanjang jalan raya sekitar depo untuk memantau situasi di lapangan.
Kendaraan yang kedapatan masih membandel akan dikenakan sanksi berupa penderekan hingga denda administratif sesuai peraturan daerah yang berlaku.
Upaya ini menjadi bagian dari rencana besar penataan kawasan berorientasi transit agar lebih ramah bagi pengguna transportasi publik.
Beberapa titik yang sebelumnya menjadi sarang parkir tidak resmi kini mulai dipasangi pembatas jalan dan rambu larangan berhenti.
Dukungan dari warga setempat sangat diperlukan agar lingkungan di sekitar pusat kegiatan ekonomi tetap kondusif dan asri.
Informasi mengenai rute menuju lahan parkir baru telah disosialisasikan melalui berbagai media informasi digital maupun papan petunjuk di lokasi.