SEMARANG – Peringatan Waspada Banjir Rob Pantura Semarang-Demak Jumat Siang-Sore Ini dikeluarkan bagi pengguna jalan akibat kenaikan permukaan air laut di pesisir Jawa Tengah.
Kondisi alam ini diprediksi akan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Jawa Tengah menuju Jawa Timur.
"Fenomena pasang air laut yang cukup tinggi berpotensi menyebabkan genangan di jalan raya, terutama di titik-titik kritis seperti kawasan Sayung dan Genuk," ujar Koordinator Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Jumat (24/4/2026).
Petugas lapangan mulai disiagakan di sejumlah titik rawan guna mengarahkan kendaraan agar tidak terjebak di area dengan genangan terdalam.
Kenaikan permukaan air laut ini merupakan siklus periodik yang diperparah dengan kondisi cuaca lokal di sekitar perairan utara.
Sutedjo berpendapat bahwa pemeliharaan drainase dan tanggul darurat di sepanjang pesisir harus dipercepat untuk meminimalkan dampak ekonomi bagi sektor logistik nasional.
Pengendara sepeda motor disarankan untuk lebih berhati-hati mengingat air laut yang asin dapat memicu korosi cepat pada komponen kendaraan.
Beberapa perusahaan angkutan barang bahkan telah menyiapkan rute alternatif melalui jalur tengah guna menghindari keterlambatan pengiriman logistik.
Puncak pasang laut diperkirakan terjadi pada rentang waktu pukul 13.00 hingga 17.00 WIB sesuai dengan data prakiraan maritim terbaru.
Informasi terkini mengenai ketinggian air akan terus diperbarui secara berkala melalui kanal komunikasi resmi milik pemerintah dan kepolisian setempat.
Warga yang tinggal di pemukiman pesisir juga diimbau untuk mengamankan barang-barang berharga dari jangkauan rembesan air laut.
Koordinasi antara lintas sektoral tetap dijaga agar penanganan dampak banjir di jalur pantura dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran.