Pemerintah Evaluasi Operasional Taksi Listrik Green SM Pasca-Laka

Selasa, 28 April 2026 | 20:39:03 WIB
Ilustrasi Taksi Listrik Green SM

JAKARTA – Pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional taksi listrik Green SM menyusul insiden tabrakan dengan kereta api di perlintasan Bekasi.

Langkah tegas ini diambil sebagai upaya investigasi mendalam terhadap kepatuhan standar keselamatan armada transportasi berbasis listrik tersebut.

"Kita akan evaluasi terhadap kejadian ini, terutama terkait dengan operasional taksi Green SM di lapangan," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Jamin, Selasa (28/4/2026).

Proses peninjauan akan mencakup verifikasi izin jalan serta kelayakan teknis unit yang beroperasi di wilayah perkotaan.

Risyapudin Jamin berpendapat, bahwa setiap penyedia jasa transportasi publik memiliki kewajiban mutlak untuk menjamin keamanan penumpang dan masyarakat di sekitar jalur lintasan.

Pemerintah tidak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi administratif jika ditemukan pelanggaran prosedur yang signifikan.

"Evaluasi ini penting untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan, terutama di perlintasan sebidang," tegas Risyapudin Jamin, Selasa (28/4/2026).

Pihak kementerian juga tengah berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk mengumpulkan data akurat di titik kejadian.

Selain faktor teknis kendaraan, kompetensi pengemudi dalam menghadapi situasi darurat di perlintasan kereta api turut menjadi poin utama penilaian.

Hasil dari evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar penetapan regulasi baru bagi operasional angkutan sewa khusus di area rawan konflik lalu lintas.

Masyarakat diharapkan tetap tenang sembari menunggu kepastian standar keamanan yang lebih ketat dari otoritas terkait transportasi nasional.

Terkini