BEKASI – PT KAI mengumumkan sejumlah KA dari dan Menuju Jakarta yang dibatalkan sebagai dampak proses evakuasi dan perbaikan jalur di lintas Bekasi pada Selasa siang.
Gangguan pada jalur utama Jawa ini memaksa otoritas perkeretaapian melakukan rekayasa operasional demi menjamin keselamatan perjalanan.
Manajer Humas Daop 1 Jakarta membeberkan rincian rangkaian kereta yang terpaksa tidak dapat diberangkatkan tepat waktu.
"KA dari dan Menuju Jakarta yang dibatalkan mencakup KA Argo Cheribon (25) relasi Cirebon-Gambir dan KA Argo Cheribon (24) relasi Gambir-Cirebon," ujar Ixfan Hendriwintoko, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Selasa (28/04/2026).
Ixfan Hendriwintoko menambahkan bahwa kebijakan pembatalan ini diambil karena jalur di lokasi insiden belum dapat dilalui oleh rangkaian kereta api secara normal.
Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket, perusahaan menyediakan kompensasi penuh tanpa potongan biaya administrasi melalui loket stasiun.
Pihak manajemen berpendapat bahwa fokus saat ini adalah melakukan percepatan evakuasi prasarana agar jalur hulu dan hilir bisa segera berfungsi kembali.
"Selanjutnya KA dari dan Menuju Jakarta yang dibatalkan adalah KA Airlangga (235) relasi Surabaya Pasarturi-Pasar Senen dan KA Airlangga (236) relasi Pasar Senen-Surabaya Pasarturi," kata Ixfan Hendriwintoko, dikutip dari antaranews.com, Selasa (28/04/2026).
Penumpang disarankan untuk terus memantau informasi terkini melalui saluran resmi guna mengetahui status keberangkatan kereta lainnya.
Proses pengembalian dana tiket dapat dilakukan hingga 7 hari ke depan sejak jadwal keberangkatan yang seharusnya dilakukan.
Unit teknis masih berupaya keras memperbaiki komponen rel yang mengalami kerusakan cukup parah di titik kejadian perkara.
"Kami juga memohon maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat adanya gangguan operasional di lintas Bekasi ini," pungkas Ixfan Hendriwintoko, melansir antaranews.com, Selasa (28/04/2026).
Skema pengalihan arus ke moda transportasi darat lain tengah dikoordinasikan untuk membantu penumpang yang terlanjur tiba di stasiun.
Situasi di lapangan terus dipantau secara ketat untuk memastikan tidak ada penumpukan massa yang berlebihan di area ruang tunggu.