KAI Umumkan Stasiun Bekasi Timur Sementara Tidak Melayani Penumpang

Selasa, 28 April 2026 | 20:39:22 WIB
Ilustrasi Stasiun Bekasi Timur

BEKASI – PT KAI mengonfirmasi bahwa Stasiun Bekasi Timur sementara tidak melayani penumpang akibat adanya kendala operasional pada sistem persinyalan di jalur tersebut.

Kondisi ini mengharuskan para pengguna jasa transportasi kereta api untuk mengatur ulang rute perjalanan mereka melalui stasiun penyangga lainnya.

Petugas di lapangan saat ini tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan titik gangguan segera teratasi dengan aman.

"Stasiun Bekasi Timur sementara tidak melayani penumpang untuk naik dan turun karena adanya perbaikan sistem persinyalan di lintas tersebut," ujar Joni Martinus, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Selasa (28/04/2026).

Joni Martinus menjelaskan bahwa langkah sterilisasi area peron diambil demi menjaga keselamatan publik selama proses teknis berlangsung di jalur rel.

Aliran penumpang dialihkan menuju Stasiun Bekasi atau Stasiun Tambun sebagai titik alternatif keberangkatan terdekat.

VP Corporate Secretary KAI Commuter menyatakan permintaan maaf atas terganggunya mobilitas warga yang biasanya mengandalkan titik pemberhentian ini.

"Kami mengimbau pengguna untuk mengikuti arahan petugas di stasiun dan terus memantau posisi kereta melalui aplikasi," kata Joni Martinus, dikutip dari antaranews.com, Selasa (28/04/2026).

Pihak operator berjanji akan menginformasikan pembukaan kembali layanan segera setelah uji coba perangkat dinyatakan stabil.

Kepadatan di pintu masuk stasiun tetangga mulai terlihat seiring dengan beralihnya ribuan komuter dari wilayah Bekasi Timur.

Unit teknis berkomitmen menyelesaikan pengerjaan dalam waktu sesingkat mungkin agar jadwal keberangkatan tidak semakin kacau.

"Proses normalisasi sedang diupayakan secepatnya agar aktivitas masyarakat kembali lancar tanpa kendala teknis tambahan," pungkas Joni Martinus, melansir antaranews.com, Selasa (28/04/2026).

Pengguna disarankan membawa bekal air minum dan tetap sabar dalam mengantre di stasiun-stasiun yang mengalami lonjakan volume penumpang.

Layanan moda transportasi pendukung lainnya di sekitar area Bekasi diharapkan dapat membantu mengurangi tumpukan massa yang tertahan.

Terkini