BEKASI – Kementerian Perhubungan mengungkapkan sejumlah temuan awal hasil sidak ke pool taksi Green SM di Bekasi guna memastikan standar keamanan dan kelaikan armada.
Langkah pengawasan mendadak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menertibkan moda transportasi umum darat agar sesuai dengan regulasi keselamatan.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Irjen Pol Risyapudin Parmadi memimpin langsung proses pengecekan fisik kendaraan serta kelengkapan administratif para pengemudi.
"Pihak pengelola harus segera menindaklanjuti beberapa catatan teknis yang ditemukan agar standar pelayanan minimum tetap terjaga dengan baik," ujar Risyapudin Parmadi saat melakukan sidak di pool taksi Bekasi pada, Kamis (30/4/2026).
Risyapudin Parmadi menilai bahwa kepatuhan operator terhadap pengujian berkala atau KIR menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar demi nyawa penumpang.
Pemeriksaan mencakup sistem pengereman, kondisi ban, hingga fungsi lampu utama yang menjadi komponen krusial saat operasional malam hari.
Tim pengawas menemukan adanya beberapa unit armada yang belum memperbarui masa berlaku dokumen pengawasan izin trayek.
Operator diminta untuk segera melakukan perbaikan terhadap unit yang tidak memenuhi syarat teknis sebelum diizinkan kembali beroperasi di jalanan.
Sanksi administratif akan diberikan secara tegas jika dalam batas waktu yang ditentukan belum ada perbaikan nyata dari pihak manajemen perusahaan.
Pengawasan ketat terhadap pool transportasi umum di wilayah penyangga Jakarta dipastikan akan terus berlanjut secara berkala.