Rekonstruksi Jalan Gasibu dan Gedung Sate Bukan Sekadar Rekayasa

Kamis, 30 April 2026 | 16:57:59 WIB
Ilustrasi Rekonstruksi Jalan Gasibu dan Gedung Sate

BANDUNG - Penataan kawasan Gasibu dan Gedung Sate kini difokuskan pada rekonstruksi jaringan jalan guna menyatukan kedua ikon Bandung tersebut menjadi ruang publik terpadu.

Langkah ini diambil untuk mengembalikan integritas spasial di kawasan yang selama ini terpisah oleh arus lalu lintas kendaraan yang padat.

"Penyatuan Gasibu dan Gedung Sate adalah upaya melakukan rekonstruksi jaringan jalan, bukan sekadar rekayasa lalu lintas biasa untuk kendaraan," ujar Bambang Tirtoyuliono selaku Penjabat Wali Kota Bandung, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).

Bambang Tirtoyuliono menjelaskan bahwa konsep ini akan memprioritaskan pergerakan manusia sehingga kawasan tersebut menjadi lebih inklusif dan ramah bagi warga setempat.

Penghapusan hambatan fisik di antara kedua area ini diharapkan mampu menciptakan alur pergerakan yang lebih organik dan estetis bagi wisatawan.

Rencana teknis mencakup peninggian elevasi jalan agar sejajar dengan trotoar sehingga aksesibilitas bagi penyandang disabilitas turut meningkat secara signifikan.

Pembangunan ini tetap memperhatikan aspek sejarah dengan tidak mengubah fasad utama bangunan yang ada di sekitarnya.

Beberapa titik persimpangan akan diubah fungsinya menjadi area hijau tambahan untuk menyerap polusi di jantung kota.

Tim ahli tata kota dikerahkan untuk memastikan bahwa arus kendaraan tetap dapat mengalir melalui rute alternatif tanpa menciptakan kemacetan di ruas jalan lain.

Terkini