Kemenhub Batasi Operasional Drone Logistik China HY100 di Indonesia

Senin, 04 Mei 2026 | 14:41:59 WIB
Ilustrasi Drone Logistik China HY100

JAKARTA – Kemenhub memberikan izin operasional terbatas untuk drone logistik China HY100 guna memastikan keamanan ruang udara dan efisiensi pengiriman barang di Indonesia.

Kementerian Perhubungan mulai membuka pintu bagi pemanfaatan teknologi pesawat tanpa awak untuk kebutuhan distribusi barang nasional. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem logistik di tanah air.

Penggunaan perangkat canggih asal Negeri Tirai Bambu tersebut tidak dilakukan secara bebas di seluruh wilayah udara. Pemerintah menetapkan zona tertentu agar aktivitas penerbangan reguler tetap terjaga keamanannya.

"Pemberian izin operasional ini hanya berlaku untuk rute-rute khusus yang telah melalui kajian teknis mendalam guna menghindari risiko insiden di ruang udara," ujar Maria Kristi Endah Murni, selaku Dirjen Perhubungan Udara, saat memberikan keterangan di kantornya pada, Minggu (3/5/2026).

Maria Kristi menjelaskan bahwa setiap unit drone yang beroperasi wajib mematuhi regulasi keselamatan penerbangan sipil yang berlaku ketat di Indonesia. Skema ini menjadi proyek percontohan sebelum teknologi serupa diterapkan secara lebih masif di masa depan.

Integrasi teknologi ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh pengiriman terutama untuk wilayah yang sulit dijangkau moda transportasi darat. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk melihat efektivitas alat ini dalam ekosistem transportasi.

Pengawasan ketat tetap menjadi prioritas utama bagi otoritas penerbangan selama masa uji coba operasional berlangsung. Pemerintah ingin memastikan tidak ada gangguan pada frekuensi komunikasi penerbangan berawak.

Kehadiran unit HY100 ini juga menjadi standar baru bagi pelaku industri logistik dalam memanfaatkan automasi udara. Sinergi antara penyedia teknologi dan regulator menjadi kunci keberhasilan implementasi ini.

Terkini