Bos KAI Pantau Langsung Pemulihan Korban Insiden Bekasi Timur

Senin, 04 Mei 2026 | 15:42:39 WIB
Bos KAI Pantau Langsung Pemulihan Korban Insiden Bekasi Timur

JAKARTA – Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin memastikan proses pemulihan korban insiden Bekasi berjalan baik serta memantau normalisasi operasional KRL lintas Cikarang.

Langkah ini diambil guna menjamin aspek keselamatan sekaligus memberikan dukungan moril langsung kepada para pelanggan yang terdampak.

Bobby Rasyidin berpendapat, bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah mengawal masa pemulihan pasien dan keluarga sembari menjaga stabilitas perjalanan kereta api.

Kehadiran manajemen di lapangan menjadi bentuk tanggung jawab penuh atas peristiwa yang terjadi di lintas Manggarai hingga Bekasi Timur tersebut.

“Kepedulian yang hadir menjadi kekuatan untuk terus melangkah. Saat ini fokus kami adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, mendampingi pelanggan dan keluarga, serta menjaga keselamatan ke depan. Kami akan terus hadir dalam setiap proses yang dijalani,” ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (3/5).

Data terbaru mencatat 81 individu telah diperbolehkan pulang, namun pendampingan tetap dilakukan bagi 19 orang yang masih memerlukan observasi lanjutan.

Perusahaan juga membuka akses klaim biaya bagi korban yang melakukan pengobatan mandiri dengan proses verifikasi maksimal 21 hari kerja.

Selain urusan fisik, pemulihan psikis melalui layanan trauma healing menjadi fasilitas prioritas yang bisa diakses melalui posko informasi maupun sambungan telepon khusus.

Normalisasi arus kereta kini menunjukkan perkembangan positif dengan berkurangnya durasi keterlambatan secara konsisten.

Anne Purba berpendapat, bahwa tren kenaikan ketepatan waktu keberangkatan hingga 66 persen mencerminkan proses pemulihan jalur yang semakin stabil dan terkendali.

Saat ini tercatat ada 32 perjalanan dari arah Pasar Senen dan 36 perjalanan dari Gambir yang setiap harinya melintasi area tersebut dengan pola operasi terjaga.

Sejak jalur dibuka kembali pada 28 April hingga 2 Mei 2026, antusiasme masyarakat tetap tinggi dengan volume pengguna mencapai 574.644 orang.

Terkini