MEDAN – Lonjakan signifikan terjadi pada volume penumpang KA Sumut yang mencapai 22 ribu orang selama momen libur Hari Buruh dengan keterisian rute hingga 129 persen.
Tingginya antusiasme warga Sumatera Utara terlihat jelas pada pergerakan penumpang di berbagai stasiun sepanjang awal Mei 2026.
Anwar Yuli Prastyo berpendapat, bahwa dinamika naik dan turunnya pengguna jasa di stasiun antara membuat peran moda transportasi rel ini semakin krusial bagi mobilitas publik.
Pihak manajemen mencatat total 22.028 pelanggan terakomodasi melalui 22 perjalanan reguler yang dioperasikan setiap harinya.
“Pergerakan naik dan turun penumpang sangat dinamis di stasiun-stasiun antara. Banyaknya stasiun yang dilalui membuat kereta api semakin dirasakan sebagai transportasi yang efisien,” ujarnya, Minggu, 3 Mei 2026.
KA Putri Deli relasi Medan menuju Tanjungbalai menjadi salah satu andalan dengan mengangkut 10.843 individu atau menyentuh angka 114 persen.
Kepadatan lebih tajam tampak pada perjalanan KA Siantar Ekspres yang melayani rute Medan ke Siantar dengan tingkat okupansi mencapai 129 persen.
Harga tiket yang ekonomis akibat dukungan subsidi pemerintah menjadi alasan utama di balik peralihan besar-besaran masyarakat ke moda transportasi ini.
Hal ini tidak hanya mempermudah perjalanan antarwilayah tetapi juga memberikan stimulus positif bagi putaran ekonomi di tingkat lokal.
Meskipun volume operasional meningkat, aspek keselamatan di titik perlintasan sebidang tetap menjadi perhatian serius bagi pengelola jasa transportasi.
Petugas di lapangan bersama komunitas pendukung terus menggencarkan edukasi keselamatan di sepanjang jalur Medan hingga Binjai.
Kesadaran kolektif untuk mematuhi rambu lalu lintas menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran perjalanan kereta api selama masa puncak liburan.