18 Bulan Tanpa Pekerjaan, Kisah Pria India Menangis Ini Viral

Senin, 11 Mei 2026 | 11:54:35 WIB
Ilustrasi Seorang Pria Menangis

NEW DELHI - Seorang pria di India menjadi sorotan di media sosial setelah video dirinya menangis karena kesulitan mendapatkan pekerjaan viral dan menuai simpati warganet.

Pria berusia 36 tahun itu mengaku telah menganggur selama sekitar 18 bulan meski sudah mengirim banyak lamaran kerja dan mengikuti berbagai proses rekrutmen.

Curhat tersebut diunggah melalui Reddit dengan judul “Menangis Tersedu-sedu untuk Pertama Kalinya dalam Beberapa Tahun”.

Dalam unggahan itu, ia menceritakan tekanan mental akibat penolakan yang terus menerus diterimanya selama mencari pekerjaan.

“Seandainya aku bercanda. Satu setengah tahun berlalu. Lamaran yang tak terhitung jumlahnya, pesan LinkedIn, panggilan jaringan, Zoom, dan hanya sedikit wawancara,” tulis pria tersebut, dikutip dari NDTV, Jumat (8/5/2026).

Ia mengatakan dirinya akhirnya menangis setelah kembali menerima penolakan dari perusahaan yang dilamarnya.

“Setelah penolakan terakhirku, mataku mulai berkaca-kaca dan itu terjadi begitu saja,” tulisnya.

Pria tersebut mengaku itu merupakan pertama kalinya dirinya menangis dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, tekanan psikologis akibat pengangguran semakin berat seiring waktu.

Ia menyebut berbagai saran seperti menikmati waktu luang, mencari hobi baru, atau lebih sering keluar rumah hanya membantu pada awal masa menganggur.

“Setelah enam bulan, yang tersisa hanya rasa cemas dan merasa tidak berharga setiap hari,” ujarnya.

Ia juga mengaku terus memeriksa email berkali-kali setiap hari dengan harapan mendapat panggilan kerja, namun berakhir kecewa.

Unggahan itu kemudian viral dan memicu banyak respons dari pengguna media sosial lain yang mengaku mengalami situasi serupa.

Sejumlah pengguna membagikan pengalaman mereka menghadapi tekanan emosional akibat sulitnya mencari pekerjaan di tengah persaingan pasar kerja yang ketat.

Beberapa warganet juga memberikan dukungan moral dan menyarankan pria tersebut untuk tetap bertahan.

Ada pula yang menyebut menangis merupakan respons alami tubuh untuk melepaskan stres dan tekanan emosional.

Kisah tersebut kembali menyoroti meningkatnya tekanan mental yang dialami pencari kerja di berbagai negara akibat sulitnya memperoleh pekerjaan dalam situasi ekonomi yang tidak menentu.

Terkini