Sudin KPKP Jaksel: Harga Hewan Kurban Stabil Jelang Idul Adha

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Selatan memeriksa hewan kurban. (Sumber: NET)
Senin, 25 Mei 2026 | 17:42:02 WIB

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan (Sudin KPKP Jaksel) menegaskan nominal harga hewan kurban di area setempat tergolong stabil mendekati Idul Adha 1447 Hijriah.

"Monitoring penjualan sejauh ini, sih, masih standar-standar saja, ya. Cuma memang ada kenaikan harga, ada sedikit kenaikan harga rata-rata," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho Sosro Yudyantoro saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Sampai sekarang, menurutnya, aktivitas perdagangan hewan kurban masih berlangsung biasa sekalipun ada sedikit peningkatan harga.

Ia menilai, lonjakan harga tersebut dipicu oleh beberapa aspek, antara lain pasokan ternak, kondisi cuaca panas, serta menipisnya pakan di wilayah asal hewan.

"Karena mungkin ketersediaan hewan, kemudian cuaca panas, dan di daerah asalnya, ketersediaan pakan juga terbatas. Jadi, mempengaruhi juga ke harga jual," ucap Ridho.

Walau begitu, ia menjamin keadaan perdagangan secara kolektif tetap berjalan konstan.

"Sejauh ini, sih, masih standar, ya, masih stabil kalau secara umum, ya," ujar Ridho.

Di sisi lain, seorang penjual sapi kurban bernama Widi menyampaikan mayoritas hewan kurban yang dijajakan didatangkan dari Wonogiri, Jawa Tengah.

Ia memaparkan volume pasokan hewan kurban tahun ini terhitung setara jika disejajarkan dengan tahun sebelumnya, tetapi ada diferensiasi pada ragam sapi yang dipasarkan.

Varian sapi yang didistribusikan di area perdagangan itu, antara lain Limousin, PO, Brahman, Bali, dan Simental.

Sapi dengan berat paling masif menyentuh angka satu ton.

Nominal harga sapi kurban pun sangat beragam, selaras dengan jenis serta dimensinya.

"Ya, itu tergantung, soalnya itu kan kelas jenis, jenis super, ya, jenis lima. Tergantung sapinya juga, ada yang sampai Rp100 juta lebih, ada yang Rp90 juta," tutur Widi.

Pada waktu sebelumnya, Sudin KPKP Jakarta Selatan pun sudah menginspeksi sebanyak 18.575 ekor hewan kurban sepanjang satu minggu menjelang Idul Adha.

Proses pengecekan itu mencakup pemenuhan kriteria syariat serta kelayakan fisik demi menggaransi hewan kurban steril dari penyakit menular atau zoonosis sekaligus memproduksi daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

 

Reporter: Ganis Akjul Karyawati