Sikapi Demo MBG Watch, Komisi IX DPR Percayakan Audit ke Badan BPK

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto (FOTO: NET)
Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:44 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini memberikan tanggapan atas aksi demonstrasi yang bergulir di depan area kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang membawa tuntutan pelaksanaan audit pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dirinya memberikan penegasan bahwa aktivitas penyampaian pendapat bersangkutan merupakan hak dasar warga negara yang wajib untuk dihormati.

"Pertama, saya menghargai aspirasi masyarakat yang meminta audit program MBG. Itu hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan," kata Yahya Zaini kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

Yahya memaparkan bahwa proses audit terhadap pengelolaan anggaran negara pada prinsipnya bertindak selaku otoritas dari instansi resmi kepunyaan negara.

Dirinya merasa optimis bahwa pihak BGN pun telah melewati tahapan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) layaknya yang dialami oleh jajaran kementerian serta institusi negara yang lain.

"Saya percaya BGN telah diaudit oleh BPK selaku badan resmi yang mengaudit anggaran kementerian dan lembaga. Namun kami belum tahu hasil auditnya," ujarnya.

Wakil rakyat dari Fraksi Partai Golkar tersebut menilai jika hasil pemeriksaan tersebut untuk ke depannya dapat difungsikan sebagai rujukan guna menakar efektivitas berjalannya program sekaligus mengawal pemanfaatan dana agar konsisten bergulir di dalam koridor hukum.

Lebih mendalam, Yahya memaparkan bahwa lembaga BPK juga memegang otoritas penuh untuk menyelenggarakan audit investigasi seandainya diperlukan demi memenuhi tujuan khusus.

Mekanisme tersebut dipandang sangat krusial andaikata terendus adanya indikasi kejanggalan dalam tata kelola ataupun pada realisasi penggunaan anggaran.

"Jika diperlukan untuk kepentingan tertentu, BPK dapat melakukan audit investigasi terhadap program MBG. Sehingga akan ditemukan di mana letak kesalahan tata kelola dan penyimpangan penggunaan anggaran yang dikelola oleh BGN," jelasnya.

Di sudut yang lain, sekumpulan warga yang mengatasnamakan gerakan mereka sebagai MBG Watch melaksanakan aksi unjuk rasa di area luar gedung kantor Badan Gizi Nasional (BGN).

Barisan pengunjuk rasa terpantau membentangkan seutas tali pembatas berwarna kuning-hitam di sekeliling wilayah kantor BGN.

Melihat kondisi di sekitar lokasi Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (10/6), massa demonstran menempelkan beraneka macam selebaran poster yang memuat nada kritikan atas jalannya program makan bergizi gratis (MBG).

Mereka menyuarakan tulisan bernada tegas semisal 'Gedung Ini Kami Segel', 'Audit MBG', sampai kalimat 'Kami Muak! Rombak Total MBG!'.

Beberapa partisipan aksi juga terpantau menggotong peralatan dapur berupa panci serta peranti memasak yang lainnya.

Secara bergantian, mereka melayangkan orasi memanfaatkan perangkat pengeras suara.

Lewat seruan orasinya, perwakilan dari kelompok pengunjuk rasa menilai skema sirkulasi pengelolaan program MBG mutlak harus didegradasi dan dievaluasi secara menyeluruh.

Mereka menumpahkan rasa kekecewaan yang mendalam atas pelbagai hambatan yang ditemui dalam proses implementasi program nasional tersebut di sektor lapangan.

"Kami Aliansi MBG Watch ingin menuntut pemerintah untuk secara serius merombak tata kelola MBG kami," kata salah satu orator dalam aksi.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati