AMD Klaim CPU EPYC Venice 2 Kali Lebih Cepat dari Nvidia Vera

Penulis: Vira Anjani
Sabtu, 19 September 2026 | 06:19:00 WIB

NAVIGASI.CO.ID — AMD merilis benchmark resmi pertama untuk prosesor server EPYC "Venice" dan mengklaim chip 256-core miliknya lebih dari dua kali lebih cepat dibanding Nvidia Vera. Klaim ini menandai babak baru persaingan di pasar CPU data center yang selama ini dikuasai Intel dan mulai digoyang Nvidia lewat lini Vera mereka. Bagi pelaku industri cloud dan AI di Asia, perang performa ini berpotensi menekan biaya komputasi dalam jangka panjang.

AMD memperluas klaim performa untuk generasi chip server mendatang lewat sebuah white paper yang dirilis pekan ini. Perusahaan tetap mempertahankan klaim utamanya: chip Venice 96-core berfrekuensi tinggi sekitar 20% lebih cepat dibanding Nvidia Vera 88-core dalam uji SPEC CPU 2026 Integer Rate. Namun kali ini AMD membuka jauh lebih banyak detail metodologi di balik angka-angka tersebut.

White paper itu juga memuat perbandingan lintas generasi yang jadi sorotan. Menurut hasil uji AMD, chip 256-core 9996 sekitar 78% lebih cepat dari EPYC 9965 generasi sebelumnya yang berkonfigurasi 192 core.

Klaim Kecepatan yang Perlu Dicermati

Ada beberapa catatan penting soal metodologi pengujian. Untuk perbandingan dengan Vera, AMD mencampur data dari sumber berbeda dan dalam sejumlah kasus memakai versi GNU Compiler Collection (GCC) yang tidak sama. Perbedaan versi kompilator bisa berdampak signifikan pada hasil performa.

Dalam uji SPEC CPU 2026 intrate, AMD memakai GCC 16.1 untuk chip Venice, sementara Nvidia memakai GCC 15.2 di white paper Vera mereka. GCC 16 memang butuh waktu kompilasi lebih lama karena optimasi yang lebih agresif, tapi menghasilkan binary yang lebih cepat. Meski begitu, membandingkan benchmark dengan dua versi kompilator berbeda bukan praktik yang ideal.

AMD juga menurunkan konfigurasi core EPYC 9996 dari 256 core menjadi 96 core untuk perbandingan ini. Tidak ada keterangan soal anggaran daya di white paper, meski model 96-core sebelumnya sempat mendapat alokasi daya 600W yang sama dengan model 256-core.

Unggul di Beban Kerja Cloud dan HPC

Di luar perbandingan dengan Vera, AMD memamerkan performa Venice pada beban kerja cloud seperti database, Java, dan kriptografi. Perbandingan lintas generasi kembali menonjol karena AMD sudah memimpin di segmen ini lewat chip generasi sebelumnya.

Pengujian tersebut dijalankan sendiri oleh AMD, bukan mengandalkan data pihak ketiga. Hasil untuk Graviton5 diambil dari instance cloud AWS.

Pada beban kerja HPC, Venice memperlebar keunggulan atas Granite Rapids-AP milik Intel. Chip data center generasi berikutnya dari Intel, dengan nama kode Diamond Rapids, baru dijadwalkan rilis tahun depan.

Benchmark AI Agentic dan Batasannya

AMD juga menyertakan pengujian "agentic AI workload performance" yang memakai benchmark nyata. Dari kiri ke kanan, AMD memakai NGINX, TPCx-AI kit, FAISS, TPC-H dan TPC-C, serta replay multi-persona agent.

Untuk TPC-H dan TPC-C, AMD menyebut beban kerja diturunkan dari benchmark tersebut sehingga hasilnya tidak bisa dibandingkan langsung dengan hasil yang sudah dipublikasikan.

Membaca hasil benchmark memang menarik, tapi tidak banyak bicara soal konteks deployment server pada skala yang dibidik AMD. Performa puncak hanya satu dari banyak faktor yang menentukan, dan hasilnya pun bisa berbeda jauh tergantung software yang dijalankan.

Meski demikian, Venice tampak menjanjikan, terutama pada perbandingan lintas generasi dibanding perbandingan kompetitif. Publik kini menunggu apakah tren ini berlanjut ke lini Zen 6 di desktop konsumen.

Reporter: Vira Anjani