Samsung Perluas Galaxy AI Jadi Ekosistem Multi-Agent dengan Integrasi Perplexity AI

Samsung Perluas Galaxy AI Jadi Ekosistem Multi-Agent dengan Integrasi Perplexity AI
Samsung Perluas Galaxy AI Jadi Ekosistem Multi-Agent dengan Integrasi Perplexity AI

JAKARTA - Samsung Electronics terus mengembangkan kemampuan Galaxy AI dengan mengubahnya dari sekadar satu asisten kecerdasan buatan menjadi sebuah ekosistem multi-agent yang lebih terbuka dan fleksibel bagi pengguna.

Pendekatan baru ini memungkinkan berbagai agen AI terintegrasi langsung ke dalam sistem operasi Galaxy dan aplikasi inti, sehingga pengalaman penggunaan AI menjadi lebih kontekstual dan efisien tanpa harus berpindah aplikasi secara manual.

Integrasi Perplexity AI: Lebih Banyak Pilihan Asisten Cerdas
Salah satu langkah besar terbaru dalam strategi ini adalah pengumuman bahwa Perplexity AI akan menjadi agen AI tambahan dalam Galaxy AI. Perplexity dapat diakses melalui perintah suara khusus “Hey Plex” atau lewat kontrol cepat dengan menahan tombol sisi pada perangkat, sehingga pengguna dapat memanggil asisten kontekstual sesuai kebutuhan mereka dengan mudah. 

Baca Juga

Baznas Kabupaten Bekasi Pacu Pengumpulan Zakat Fitrah Capai Rp3 Miliar di Ramadan 2026

Menurut Samsung, dengan integrasi ini Galaxy AI tidak lagi terikat hanya pada satu asisten seperti Bixby atau Gemini. Pengguna kini bisa memilih agen AI yang paling sesuai untuk tugas tertentu, mulai dari menjawab pertanyaan hingga membantu produktivitas sehari-hari.

Ekosistem Multi-Agent: Bukan Sekadar AI Dalam Aplikasi

Berbeda dari pendekatan lama yang membuat AI hanya bekerja di dalam aplikasi tertentu, model ekosistem multi-agent yang diusung Samsung disusun agar agen AI terhubung langsung ke sistem operasi level framework. Hal ini memungkinkan Galaxy AI memahami konteks penggunaan secara menyeluruh dan memberikan respon yang lebih natural dalam berbagai situasi di seluruh perangkat Galaxy.

Pendekatan ini juga menciptakan pengalaman yang lebih mulus ketika pengguna berpindah antar tugas. Misalnya, asisten dapat membantu pencarian informasi, mengatur jadwal, atau menavigasi konten tanpa perlu membuka dan menutup aplikasi satu per satu, sehingga pekerjaan sehari-hari menjadi lebih cepat dan efisien.

Perplexity Tersambung ke Aplikasi Inti Galaxy

Samsung menyatakan bahwa integrasi Perplexity tidak hanya akan terbatas pada fitur pencarian. AI tambahan ini akan embedded di beberapa aplikasi inti seperti Samsung Notes, Clock, Gallery, Calendar, dan Reminder, serta kemungkinan akan hadir pula pada beberapa aplikasi pihak ketiga yang belum diumumkan secara resmi. Tujuannya adalah memberi alur kerja yang lebih lancar tanpa harus keluar dari satu aplikasi ketika menyelesaikan tugas multitugas.

Dengan demikian, perintah sederhana seperti membuat catatan, memeriksa jadwal, atau mengelola foto bisa dilakukan langsung melalui Perplexity, tanpa perlu interaksi manual berulang dengan aplikasi yang berbeda.

Pengguna Semakin Bergantung pada Agen AI Ganda atau Lebih

Samsung menyampaikan bahwa berdasarkan riset internal, hampir 8 dari 10 pengguna kini mengandalkan lebih dari dua agen AI dalam rutinitas mereka sehari-hari — baik untuk mencari jawaban informasi maupun mendukung produktivitas. Fenomena ini menjadi salah satu alasan utama perusahaan untuk menggeser arah Galaxy AI dari satu asisten tunggal menjadi ekosistem beragam agen AI.

Dengan model ekosistem ini, Samsung berharap dapat meningkatkan efisiensi kerja sekaligus pengalaman pengguna secara keseluruhan, karena setiap agen AI dapat bersinergi dalam satu lingkungan yang sama dan saling melengkapi dalam mengambil peran sesuai kebutuhan spesifik pengguna.

Strategi Saingan di Pasar Global dan Peluncuran Mendatang

Langkah Samsung ini juga dipandang sebagai strategi untuk lebih kompetitif di pasar global yang kini dipenuhi dengan banyak kandidat asisten AI dari berbagai perusahaan teknologi besar. Dengan menghadirkan ekosistem yang terbuka bagi lebih dari satu agen AI, Samsung memberi pengguna lebih banyak pilihan dan fleksibilitas — sesuatu yang dianggap masih kurang di banyak platform lain yang seringkali hanya fokus pada satu asisten bawaan.

Namun meskipun integrasi Perplexity telah diumumkan, Samsung belum merilis informasi resmi mengenai perangkat mana saja yang akan mendukung sistem ini atau tanggal rilis pastinya. Banyak pihak memperkirakan detail tersebut akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran produk baru Samsung, seperti pada acara Galaxy Unpacked 2026 yang diperkirakan berlangsung pada akhir bulan Februari ini.

Dengan semua perubahan ini, Galaxy AI bergerak lebih jauh dari sekadar asisten digital sederhana menjadi sebuah platform AI yang benar-benar terintegrasi secara sistemik, siap menghadapi kebutuhan pengguna modern yang semakin kompleks dan variatif.

Fery

Fery

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Siapkan 6 Ruas Tol Fungsional Tanpa Tarif Mendukung Arus Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Siapkan 6 Ruas Tol Fungsional Tanpa Tarif Mendukung Arus Mudik Lebaran 2026

Tarawih Kilat 23 Rakaat Hanya 6 Menit di Indramayu Tarik Perhatian Publik

Tarawih Kilat 23 Rakaat Hanya 6 Menit di Indramayu Tarik Perhatian Publik

Indonesia Dorong Pengembangan AI Berpusat pada Manusia dan Etika Nasional Inklusif

Indonesia Dorong Pengembangan AI Berpusat pada Manusia dan Etika Nasional Inklusif

Petani Desa Embundoa Dan Polri Panen 72 Ton Jagung Program Kapolda

Petani Desa Embundoa Dan Polri Panen 72 Ton Jagung Program Kapolda

Petani Tembakau Mendesak Regulasi Adil Guna Melindungi Keberlangsungan Komoditas Lokal

Petani Tembakau Mendesak Regulasi Adil Guna Melindungi Keberlangsungan Komoditas Lokal