Berkat STOGAV, PLN Dapat Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dari Presiden
- Selasa, 17 Oktober 2023
JAKARTA-Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra meminta semua anggota tim untuk terus berinovasi agar target Indonesia bebas emisi karbon 2060 bisa tercapai. Salah satu hasil inovasi dari enjiner PLN IP baru-baru ini adalah hadirnya Service Tool Solenoid Operated Gas Admission Valve alias STOGAV.
STOGAV adalah alat uji gas valve yang dapat menurunkan EFOR dan meningkatkan EAF pembangkit serta berfungsi menguji kinerja gas valve sehingga dapat diketahui keandalan dari gas valve. Dengan STOGAV pula pemakaian gas menjadi optimal dan meningkatkan keandalan pembangkit gas yang menjadikannya lebih ramah lingkungan dan rendah emisi karbon.
Atas pencapaian itu, PLN pun dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Pembangunan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo pada Hari Ulang Tahun Pertambangan dan Energi yang ke-78, melalui menteri ESDM Arifin Tasrif.
Baca JugaDaftar Harga Token Listrik Rumah Tangga April 2026 Lengkap Tarif Terbaru
Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengatakan bahwa kebijakan sektor Energi dan Sumber Daya Mineral saat ini berfokus pada transisi energi yang berkelanjutan dan adil. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta memacu perkembangan industri.
"Kebijakan yang kita tuju saat ini lebih berorientasi pada penyediaan energi melalui pemanfaatan energi terbarukan yang ekonomis, serta aktivitas ekstraktif yang ramah lingkungan," ujar Arifin.
Redaksi
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Update Harga BBM Pertamina 11 April 2026 Stabil di Seluruh Wilayah Indonesia
- Sabtu, 11 April 2026
Daftar 5 Rumah Subsidi Balikpapan Murah 2026 Dekat Kawasan Penyangga IKN Baru
- Sabtu, 11 April 2026
Harga TBS Sawit Kalteng Maret 2026 Naik Usia Produktif Capai Rp3773 per Kg
- Sabtu, 11 April 2026
KUR BRI 2026 Hadir Dengan Struktur Bunga Simulasi Angsuran Syarat Pengajuan
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Hutama Karya ukur dampak serapan karbon dari 17.000 pohon di koridor JTTS
- Jumat, 24 April 2026





.jpg)





