Persipura Bubarkan Skuat, Posisi Rahmat Darmawan Masih Dipertahankan
JAYAPURA - Manajemen Persipura Jayapura secara daring telah mengumumkan pembubaran tim musim 2025/2026 untuk melakukan peninjauan mendalam demi mengembalikan kejayaan skuat Mutiara Hitam pada periode berikutnya.
Langkah ini disepakati sebagai bagian dari perubahan besar-besaran yang melibatkan para pemain, ofisial, hingga tim pelatih guna membangun struktur klub yang lebih tangguh dan konsisten.
“Hari ini kami melakukan pembubaran tim dan selanjutnya tim akan saya evaluasi total baik pemain, official dan staff pelatih. Target saya awal Juni itu saya sudah dapat daftar baru siapa-siapa saja pemain yang dipertahankan dan yang akan direkrut,” kata Manajer Persipura Jayapura Owen Rahadiyan kepada pers di Kota Jayapura, Minggu (10/5/2026) malam.
Meski akan dilakukan pergeseran personel secara signifikan, Owen memberikan isyarat untuk tetap memakai jasa pelatih kepala, Rahmat Darmawan.
Owen menganggap bahwa Rahmat Darmawan sudah bekerja sesuai harapan manajemen sekalipun belum mampu mengantarkan Persipura melaju ke Super League.
“Untuk jajaran pelatih kami menunggu keputusan mereka, tentunya Persipura masih terbuka bagi mereka. Begitu juga untuk coach RD tentunya dia sudah memberikan yang terbaik untuk tim. Jika dilihat track record selama musim ini dia adalah salah satu pelatih dengan win rate tertinggi di liga,” ungkap Owen.
“Dari 24 game dia cuma kalah sedikit dan persentase kemenangan kami mencapai 70 persen dan itu satu record yang tidak mudah,” lanjutnya.
Owen, yang sebelumnya mengelola PSBS Biak, menilai penampilan Persipura pada kompetisi 2025/2026 sebenarnya cukup baik, akan tetapi penilaian ulang tetap sangat penting untuk keberlanjutan tim.
“Saya juga baru gabung di Persipura dan kami punya target dan saya rasa pencapaian kami hingga babak playoff tidak buruk karena poin kami sama dengan PSS Sleman, namun kami kurang beruntung,” ujarnya.
Perjalanan Persipura di Championship Liga 2 musim 2025/2026 memang berlangsung sangat sengit, di mana Mutiara Hitam harus beradu kuat dengan PSS Sleman dan Barito Putera untuk memperebutkan tiket promosi.
Penentuan tiket tersebut bahkan harus ditunggu hingga laga penutup di fase Championship.
Persipura berhasil mengalahkan Persiku Kudus pada pertandingan terakhir, namun tetap tidak bisa lolos karena PSS Sleman unggul atas PSIS Semarang.
Walaupun memiliki perolehan angka yang sama, PSS Sleman berhak naik kasta lantaran unggul secara head to head atas Persipura.
Persipura yang berada di posisi kedua klasemen akhirnya wajib menempuh fase playoff menghadapi runner-up Grup A, Adhyaksa FC.
Nahas, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe itu, pasukan arahan Rahmat Darmawan menyerah 0-1 sehingga gagal menembus divisi utama untuk musim 2026/2027.