Terekam CCTV, Kos-kosan di Depok Disatroni Pencuri Dua Motor
DEPOK - Jaringan komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat ini dirasa semakin meresahkan kalangan masyarakat.
Baru-baru ini, sebuah hunian rumah kos yang terletak di wilayah Kelapa Dua, Depok, dimasuki oleh sindikat pelaku curanmor.
Insiden kriminal tersebut terjadi pada Minggu dini hari, 16 Juni 2026, kira-kira pukul 01.58 WIB.
Para pelaku mengeksekusi aksi kejahatannya secara diam-diam sewaktu pemilik beserta penghuni kos sedang tertidur pulas.
Tidak tanggung-tanggung, komplotan maling ini sukses membawa kabur dua unit sepeda motor sekaligus hanya dalam waktu satu malam saja.
Dua orang mahasiswa yang menjadi penghuni rumah kos tersebut menjadi pihak korbannya.
Komplotan pelaku dianalisis berjumlah tiga orang dan melangsungkan aksi dengan memakai masker.
Tindakan nekat mereka itu sempat diabadikan oleh kamera pengawas CCTV yang terpasang di area kamar kos.
Lewat rekaman CCTV yang didapatkan pihak redaksi, terlihat para pelaku menghentikan serta memarkirkan kendaraan mereka tepat di depan wilayah kosan tersebut.
Seorang pelaku nampak menyelinap masuk ke dalam lingkungan kosan yang kondisi pintu pagarnya secara kebetulan sedang tidak dalam keadaan terkunci.
Pelaku tersebut sempat mengamati serta membaca situasi di sekelilingnya terlebih dahulu.
Usai kondisi dirasa benar-benar aman, pelaku itu kemudian mendorong sepeda motor keluar dari area halaman kosan.
Mereka pun sukses membawa kabur dua sepeda motor sekaligus dalam satu malam dengan durasi waktu eksekusi berkisar 45 menit.
Setelah berhasil menggondol kendaraan buruan, para pelaku seketika melarikan diri menuju ke arah barat.
Sindikat penjahat tersebut membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Vario 125 serta satu unit Vespa PX Exclusive rakitan tahun 1995.
Aksi pencurian ini sendiri baru diketahui oleh para korban tatkala mereka terbangun di siang hari guna pergi mencari makan.
"Korban Fadli dia masuk kosan itu sekitar jam 00.23 WIB dan baru tahu motornya hilang pas waktu mau makan jam 2 siang," kata pemilik kosan, Ade, saat dihubungi wartawan, Rabu (17/6/2026).
Ade memberikan penjelasan bahwasanya dirinya pada saat peristiwa tersebut sudah tertidur pulas.
Dirinya pun sama sekali mengklaim tidak menangkap adanya suara atau aktivitas yang mencurigakan sewaktu aksi pencurian itu meluncur.
"Saya sudah tidur, sama sekali nggak dengar apa-apa. Itu yang dicuri motor punya anak kos," kata dia.
Perkara pencurian sepeda motor ini sekarang telah resmi diadukan kepada pihak Polsek Cimanggis.
Aparat kepolisian setempat juga sudah bertindak kilat dengan melangsungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi rumah kos tersebut.
"Sudah kami cek dan olah TKP. Masih diselidiki," kata Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono dihubungi terpisah.