Sekda DKI: Jakarta Siap Bersaing Global dan Tata Koridor Rasuna Said

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto (Sumber: NET)
Selasa, 12 Mei 2026 | 16:14:43 WIB

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menekankan bahwa Jakarta sebagai kota global senantiasa fokus memperkokoh jalinan komunikasi dengan bermacam kota besar di dunia di samping membenahi urusan domestik.

"Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota," ujar Uus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/05/2026).

Uus memaparkan bahwa gerak ekonomi Jakarta tetap memberikan hasil positif di tengah tekanan tantangan global yang melanda.

Berdasarkan data terkini, pertumbuhan ekonomi Jakarta terdata menembus 5,21 persen pada pengujung 2025 dan merangkak naik ke angka 5,56 persen pada awal 2026.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” jelas Uus.

Selain pada aspek ekonomi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun tengah melangsungkan pembenahan di sejumlah titik strategis.

Salah satu konsentrasi utamanya yaitu revitalisasi koridor Jalan HR Rasuna Said yang diproyeksikan lebih rapi serta representatif menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.

Area ini dinilai sangat penting karena menjadi lokasi berkumpulnya kantor kedutaan besar, gedung pemerintahan, hingga pusat bisnis nasional.

“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” ucap Uus.

Uus memberikan peringatan bahwa kesuksesan transisi Jakarta bertransformasi menjadi kota global sangat bertumpu pada kontribusi masyarakat luas.

“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” pungkas Uus.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati