Kredit dikatakan masuk dalam kategori kredit bermasalah ketika pihak peminjam (debitur) mengalami kendala untuk melunasi angsuran atau cicilan bulanannya sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani.
Agar terhindar dari risiko finansial ini, membangun kebiasaan menabung secara konsisten dapat menjadi langkah preventif terbaik guna mengamankan dana darurat maupun membeli barang impian.
Tabungan berjangka GOAL Savers dari CIMB Niaga hadir sebagai solusi tepat bagi Anda yang ingin berkomitmen menabung. Melalui produk ini, Anda dibebaskan untuk menentukan target nominal, durasi tabungan, hingga jumlah setoran tiap bulannya.
Apa Itu Kredit Bermasalah?
Dalam industri perbankan, istilah kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) merujuk pada kondisi di mana debitur tersendat dalam memenuhi kewajiban finansialnya kepada pihak bank atau lembaga keuangan.
Sebagai gambaran, salah satu contoh kasus kredit macet dan penyelesaiannya yang jamak ditemui adalah keterlambatan pembayaran cicilan motor yang berujung pada denda serta rusaknya riwayat kredit nasabah, yang kemudian diselesaikan melalui jalur mediasi atau restrukturisasi.
Berdasarkan POJK Nomor 40/POJK.03/2019, tingkatan kolektibilitas atau skor kredit nasabah dibagi menjadi lima urutan:
Kolektibilitas 1 (Lancar): Pembayaran angsuran selalu tepat waktu.
Kolektibilitas 2 (Dalam Perhatian Khusus/DPK): Pembayaran menunggak selama 1–90 hari.
Kolektibilitas 3 (Kurang Lancar): Pembayaran menunggak selama 91–120 hari.
Kolektibilitas 4 (Diragukan): Pembayaran menunggak selama 121–180 hari.
Kolektibilitas 5 (Macet): Pembayaran menunggak lebih dari 180 hari.
Status yang mulai masuk dalam kelompok kredit bermasalah adalah kolektibilitas 3 (kurang lancar), kolektibilitas 4 (diragukan), hingga kolektibilitas 5 (macet).
Penyebab Kredit Bermasalah
Ada banyak faktor yang memicu terjadinya kendala dalam pelunasan pinjaman, baik yang bersumber dari internal debitur maupun eksternal. Berikut beberapa pemicu utamanya:
Guncangan Ekonomi: Kehilangan mata pencaharian, penurunan omzet usaha, atau adanya pengeluaran besar yang mendadak otomatis mengganggu kemampuan bayar nasabah.
Manajemen Kredit yang Buruk: Minimnya perencanaan keuangan dan kegagalan dalam melakukan manajemen kredit yang sehat sering kali membuat seseorang mengambil pinjaman di luar batas kemampuan finansialnya.
Penyalahgunaan Dana Pinjaman: Sebagian debitur memakai dana pinjaman untuk keperluan konsumsi yang tidak sesuai perjanjian awal, sehingga mereka kesulitan memutar uang untuk mengembalikan pinjaman tersebut.
Walaupun pinjaman menawarkan likuiditas yang cepat, tanpa adanya manajemen kredit yang bijak, utang tersebut justru akan bertransformasi menjadi beban finansial yang menjerat.
Dampak Kredit Bermasalah
Kerugian dari adanya pembiayaan yang macet ini tidak hanya membebani pihak debitur, tetapi juga berdampak negatif pada likuiditas lembaga keuangan.
Skor Kredit Anjlok: Riwayat pembiayaan yang buruk akan langsung menurunkan skor kredit Anda, sehingga memperkecil peluang Anda untuk mendapatkan persetujuan pinjaman di masa mendatang.
Beban Bunga Lebih Tinggi: Bank menggunakan rekam jejak kredit untuk mengukur risiko gagal bayar. Jika riwayat Anda buruk, bank mungkin tetap mencairkan pinjaman baru di masa depan namun dengan kompensasi suku bunga yang jauh lebih tinggi.
Penyitaan Aset Jaminan: Apabila debitur gagal menyelesaikan kewajibannya melampaui batas waktu yang ditoleransi, kreditur memiliki hak legal untuk menyita aset yang diagunkan, seperti rumah atau kendaraan.
Hambatan Mengajukan KPR: Status kredit bermasalah akan mempersulit langkah Anda saat ingin mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kalaupun ada bank yang meloloskan, persyaratannya pasti akan jauh lebih ketat.
Oleh karena itu, setiap debitur wajib mengukur kapasitas keuangannya secara matang sebelum berutang agar terhindar dari jerat kredit macet.
Cara Mengecek Status Kredit Melalui SLIK OJK
Untuk memantau kualitas kredit Anda, Anda bisa memanfaatkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, yang dahulu populer dengan sebutan BI Checking. SLIK menyimpan seluruh data riwayat pinjaman Anda di lembaga keuangan formal.
Jika Anda memiliki riwayat kredit bermasalah, catatan tersebut akan otomatis terekam dan bisa dipantau oleh bank lain. Berikut langkah mudah mengecek status kredit melalui SLIK OJK:
Akses situs resmi iDebku OJK di laman https://idebku.ojk.go.id.
Ketuk menu “Pendaftaran” pada halaman utama untuk memesan antrean informasi debitur.
Lengkapi formulir yang tersedia untuk mengecek kuota layanan.
Klik “Selanjutnya” untuk melanjutkan.
Jika kuota tersedia, isi data registrasi secara detail dan valid.
Tekan “Selanjutnya” jika semua data sudah dipastikan benar.
Unggah dokumen yang diminta (foto KTP asli, foto diri memegang KTP, dan foto diri mengikuti instruksi gambar) dengan ukuran maksimal 4 MB per file.
Klik “Selanjutnya” setelah dokumen terunggah.
Beri tanda centang pada pernyataan keabsahan data, lalu klik “Ajukan Permohonan”.
Jika pendaftaran sukses, Anda akan menerima email konfirmasi dari OJK yang memuat nomor pendaftaran.
Anda bisa memantau statusnya di menu “Status Layanan” dengan memasukkan nomor pendaftaran tersebut.
OJK akan mengirimkan hasil informasi debitur ke email Anda paling lambat 1 hari kerja setelah pendaftaran selesai.
Cara Mengatasi Kredit Bermasalah
Bagi Anda yang terlanjur mengalami kendala ini, opsi restrukturisasi dapat diambil untuk memulihkan status kolektibilitas menjadi lancar kembali. Langkah-langkah ini juga menjadi bagian dari 5 cara menyelamatkan kredit macet yang umum direkomendasikan:
Penjadwalan Ulang (Rescheduling): Solusi ini berfokus pada penyesuaian tenor atau tanggal jatuh tempo pembayaran. Bank dapat memperpanjang durasi pinjaman (misalnya mengubah pola pembayaran dari bulanan menjadi per tiga bulan) agar cicilan terasa lebih ringan bagi debitur.
Persyaratan Kembali (Reconditioning): Langkah ini merubah syarat-syarat kontrak pinjaman tanpa menambah plafon. Perubahan bisa meliputi penurunan suku bunga atau pemberian potongan beban bayar dengan syarat debitur berkomitmen melunasi sisa pokoknya.
Penataan Kembali (Restructuring): Tidak sekadar mengubah jangka waktu, skema ini melibatkan penataan ulang pada sektor usaha debitur agar kembali produktif. Bank bahkan bisa menambah modal/plafon pinjaman secara selektif guna menyuntik kembali operasional bisnis nasabah agar normal.
Skema restrukturisasi di atas dapat diajukan maksimal sebanyak tiga kali selama masa pinjaman berjalan, dengan jeda minimal enam bulan dari proses restrukturisasi sebelumnya.
Memiliki riwayat pembiayaan yang macet tentu membatasi ruang gerak finansial Anda ke depan. Mulai membangun tabungan sejak dini adalah langkah preventif terbaik untuk mengamankan keuangan jangka panjang.
Keuntungan Menabung dengan GOAL Savers CIMB Niaga
Sebagai rekomendasi, Anda dapat memanfaatkan tabungan berjangka GOAL Savers dari CIMB Niaga guna melatih kedisiplinan menyisihkan dana, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan demi mencapai target masa depan.
Produk GOAL Savers menyuguhkan beragam keunggulan, di antaranya:
Membentuk kebiasaan menabung yang terjadwal (harian, mingguan, atau bulanan).
Periode menabung yang fleksibel, dapat disesuaikan dengan kemampuan anggaran Anda.
Fasilitas autodebet serta pencairan dana otomatis langsung ke rekening induk saat jatuh tempo.
Kemudahan memantau progres tabungan kapan saja melalui Aplikasi OCTO Mobile & OCTO Clicks.
Mulai amankan masa depan finansial Anda sekarang. Segera buka rekening GOAL Savers CIMB Niaga dengan mendatangi kantor cabang terdekat atau mendaftar langsung lewat Aplikasi OCTO Mobile & OCTO Clicks. Klik di sini untuk mempelajari syarat dan ketentuan lengkapnya.