Cek Fakta: Isu Presiden Prabowo dan TNI Blokade Selat Malaka

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). (Sumber: NET)
Kamis, 21 Mei 2026 | 10:20:45 WIB

JAKARTA - Sebuah kiriman di platform digital Facebook menyebarkan klaim bahwa Presiden Prabowo Subianto bersama institusi TNI melakukan penutupan atau blokade pada jalur Selat Malaka hingga menyulut kemarahan pihak Amerika Serikat serta memicu risiko kebangkrutan bagi Malaysia dan Singapura.

Unggahan itu pun menyertakan narasi bahwa tindakan tersebut membikin Amerika Serikat panik dan memicu krisis ekonomi di negara-negara tetangga lantaran lumpuhnya rute pelayaran niaga internasional di kawasan Selat Malaka.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut: “AMERIKA MARAH BESAR, PRABOWO TNI SEGEL MALAKA” MALAYSIA NANGIS KELAPARAN DAN TAK PERCAYA

PRABOWO BERANI!!!! SEGEL SELAT MALAKA YANG NOTABENE SINGAPURA DAN MALAYSIA JADI BANGKRUT TOTAL”

Akan tetapi, apakah benar Prabowo melakukan blokade di Selat Malaka dan memicu kemarahan Anwar Ibrahim?

Kiriman yang menyebarkan narasi Prabowo menyegel Selat Malaka dan memicu kemarahan Malaysia merupakan berita bohong.

Kenyataannya, tidak ada regulasi ataupun instruksi resmi dari pihak pemerintah Indonesia maupun jajaran TNI mengenai penutupan atau aksi blokade di wilayah perairan tersebut.

Penjelasan: Melalui hasil penelusuran mendalam, tidak didapati adanya laporan maupun maklumat resmi dari pihak otoritas pemerintahan dan media massa tepercaya yang menerangkan bahwa Indonesia menutup atau memblokade kawasan Selat Malaka.

Gambar sampul atau thumbnail pada tayangan video tersebut ialah hasil kombinasi dari sejumlah foto yang dipetik dari berbagai sumber yang berlainan.

Foto Presiden Prabowo Subianto dicomot dari laporan berita CNN Indonesia mengenai aktivitas keseharian Presiden Prabowo, sedangkan foto Donald Trump diambil dari laporan media ABC News terkait perkembangan konjungtur politik di Amerika Serikat.

Di sisi lain, foto Anwar Ibrahim merupakan dokumentasi dari unggahan Astro AWANI yang mengulas mengenai agenda kegiatan dari pemerintahan Malaysia.

Ketiga potongan gambar tersebut sama sekali tidak mempunyai korelasi dengan isi klaim yang menyebut Indonesia tengah melakukan pemblokiran di perairan Selat Malaka.

Kenyataannya, perairan Selat Malaka merupakan rute pelayaran internasional yang tata kelolanya tunduk pada hukum laut internasional dan senantiasa terbuka bagi lalu lintas pelayaran global.

Sampai dengan detik ini, tidak ada satu pun maklumat resmi dari otoritas pemerintahan Indonesia maupun kesatuan TNI yang berkaitan dengan penutupan ataupun tindakan blokade pada kawasan perairan itu.

Malahan, pihak pemerintah Indonesia secara tegas menyatakan ikrar komitmennya demi merawat kebebasan bernavigasi serta menjamin kelancaran jalur lalu lintas perdagangan internasional di wilayah Selat Malaka.

Kondisi arus pelayaran di kawasan perairan tersebut juga terpantau tetap beroperasi secara kondusif dan normal tanpa mengalami penutupan ataupun hambatan yang dipicu oleh regulasi dari Indonesia.

Oleh karena itu, pernyataan yang mengeklaim Presiden Prabowo Subianto beserta TNI menutup jalur Selat Malaka hingga memicu kepanikan Amerika Serikat serta membuat negara-negara tetangga kolaps adalah informasi yang keliru atau hoaks.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati