Jelang Idul Adha, Sudin KPKP Jaksel Gencar Periksa Hewan Kurban

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan memeriksa hewan kurban di Jalan SMA 63, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta. (Sumber: NET)
Jumat, 22 Mei 2026 | 11:40:40 WIB

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) mengintensifkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di area penampungan di kawasan Pesanggrahan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

“Kami telah melaksanakan monitoring dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di tempat-tempat penampungan hewan kurban,” kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho Sosro Yudyantoro saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ia menyebutkan peninjauan di area penampungan hewan kurban di Jalan SMA 63, Kecamatan Pesanggrahan, itu dieksekusi sebagai bagian dari rangkaian kesiapan menyambut Idul Adha demi memastikan hewan kurban yang dijajakan kepada warga dalam keadaan sehat serta layak.

Berdasarkan keterangannya, peninjauan tidak cuma dieksekusi di satu titik, melainkan tersebar di 10 kecamatan di kawasan Jakarta Selatan.

Akan tetapi, Kecamatan Pesanggrahan dipilih lantaran menjadi salah satu titik penampungan dengan total hewan kurban yang tergolong besar dan komplet.

“Kecamatan Pesanggrahan ini mungkin salah satu yang paling besar. Hewannya cukup banyak dan lengkap, sehingga konsumennya juga cukup banyak,” ujar Ridho.

Ia memaparkan tiap hewan yang baru mendarat di area penampungan tersebut langsung dicatat dan dicek kesehatannya oleh tim kesehatan hewan dari Sudin KPKP Jaksel.

Peninjauan itu mencakup kondisi kesehatan, umur, serta keadaan fisik hewan demi memastikan tidak ada kecacatan.

Pemeriksaan itu salah satunya dieksekusi terhadap seekor sapi varietas limosin yang baru mendarat pada Kamis (21/5/2026) siang dari Wonogiri, Jawa Tengah.

“Hewan kurban harus memenuhi syarat, salah satunya sehat, cukup umur, dan tidak cacat,” ucap Ridho.

Sementara itu, total hewan kurban di titik tersebut menyentuh kisaran 200 ekor, namun belum seluruhnya mendarat di area penampungan.

“Untuk saat ini, bisa kami nyatakan hewan yang ada di penampungan hewan kurban ini cukup sehat,” tutur Ridho.

Di sisi lain, pemilik area penampungan hewan kurban di Jalan SMA 63, Widi Nugroho (36) mengimbuhkan sapi yang baru mendarat dari perjalanan jauh tidak langsung dikasih minum supaya bisa menyesuaikan diri terlebih dahulu.

“Biasanya didiamkan dulu sekitar dua hari supaya tidak stres,” ungkap Widi.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati