Ditahan Israel, 9 Relawan Flotilla Asal Indonesia Tiba di Turki

Sembilan WNI relawan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) akhirnya dibebaskan oleh Israel dan tiba dengan selamat di Istanbul, Turki.(Sumber:NET)
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:04:04 WIB

JAKARTA - Sembilan warga negara Indonesia yang berpartisipasi sebagai relawan dalam gerakan Global Sumud Flotilla dan sempat diamankan oleh otoritas Israel saat ini telah menapakkan kaki di kota Istanbul, Turki, guna bersiap bertolak kembali menuju tanah air.

Keadaan fisik mereka diinformasikan berada dalam status sehat walafiat, kendati sempat memperoleh perlakuan yang tidak adil selama berada di dalam rutan penahanan Israel yang bergulir selama kisaran 3 hingga 4 hari.

Berdasarkan rangkuman data detikcom, Jumat (22/5/2026), barisan militer Israel kedapatan melangsungkan aksi blokade terhadap sejumlah unit kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla sejak hari Senin (18/5/2026) lalu.

Proses penghentian paksa terhadap konvoi GSF tersebut dilangsungkan secara bergelombang, hingga berujung pada aksi penahanan sejumlah aktivis kemanusiaan GSF yang menyertakan 9 warga negara Indonesia di dalamnya.

Pada fase sekarang, segenap jajaran relawan Global Sumud Flotilla, termasuk kesembilan WNI, dikonfirmasi telah dilepaskan dari penahanan sejak Kamis (21/5) waktu setempat.

Mereka dievakuasi menuju negara Turki dengan menumpangi armada burung besi yang difasilitasi oleh jajaran otoritas wilayah setempat.

Sejumlah WNI yang sempat berada di dalam sel tahanan Israel tersebut membagikan kesaksian menyangkut perlakuan kasar yang sempat mereka rasakan.

Bahkan, sekelompok aktivis kemanusiaan itu memaparkan adanya tindakan kontak fisik yang menyakitkan, mulai dari aksi pemukulan sampai dengan penyetruman.

Berikut merupakan butir-butir keterangan penting menyangkut proses pelepasan 9 WNI tersebut.

9 WNI Relawan Sumud Flotilla Bebas

Perwakilan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengumumkan bahwa segenap utusan Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk para warga negara Indonesia, kini telah dilepaskan.

Saat ini para aktivis tersebut sedang menempuh tahapan pemulangan secara administratif agar dapat segera kembali ke Indonesia.

"Seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel," kata Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Menlu Bersyukur 9 WNI Bebas

Menlu Sugiono pada momen sebelumnya sempat meluapkan rasa bahagianya atas dibebaskannya 9 WNI yang sempat diringkus oleh pasukan militer Israel di dalam barisan utusan Global Sumud Flotilla.

Seluruh elemen WNI tersebut saat ini sedang mengarah ke Istanbul, Turki, sebelum nantinya dipulangkan menuju Indonesia.

"Pemerintah Indonesia dengan penuh rasa syukur menyampaikan bahwa 9 warga negara Indonesia yang ditangkap oleh militer Israel dalam pencegatan kapal dan penangkapan relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air. Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini," kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Reporter: Ganis Akjul Karyawati