Kebakaran Rumah Padat di Tanah Abang Sempat Picu Gangguan KRL
JAKARTA - Peristiwa amukan si jago merah melanda kawasan perumahan padat penduduk di wilayah Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/6/2026) waktu pagi hari.
"Betul. Kebakaran di Jalan Citarum. Rumah padat penduduk. Persis di samping rel," ujar petugas call center Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat saat dihubungi Kompas.com, Jumat.
"Kejadian jam 04.48 WIB. Saat ini masih pendinginan," lanjut petugas.
Sementara itu, sehubungan dengan jumlah total tempat tinggal warga yang ikut menjadi korban dalam musibah ini terpantau masih berada dalam tahapan pendataan oleh pihak terkait.
Di sudut lain, Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat Syarifudin memaparkan bahwa kobaran api kini telah sukses dikendalikan oleh petugas.
"Sudah padam. Sekarang sudah padam," ujar Syarifudin saat dihubungi Kompas.com, Jumat.
Adapun musibah kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat tersebut sempat mengakibatkan munculnya hambatan pada jadwal operasional perjalanan kereta rel listrik (KRL).
Mengacu pada edaran pengumuman resmi yang disiarkan melalui aplikasi C-Access milik pihak PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) pada pukul 05.38 WIB, kendala keterlambatan arus perjalanan kereta muncul sebagai akibat dari peristiwa kebakaran di area hunian warga yang letak posisinya berdekatan dengan jalur rel perlintasan.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda membeberkan, untuk waktu sekarang ini situasi kobaran api di kompleks rumah tinggal warga yang bertempat di kawasan sekitar jalur rel Tanah Abang-Duri tersebut sudah sepenuhnya berhasil dipadamkan.
"Perjalanan KRL di lokasi tersebut sudah dapat kembali dilalui dan dalam proses penguraian kepadatan," ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Jumat.
Karina menjelaskan, pada masa awal pelaksanaan tindakan pemadaman dijalankan, rute perjalanan Duri–Tanah Abang sejatinya sudah mulai diperbolehkan untuk dilewati oleh rangkaian KRL.
Meskipun demikian, untuk rute perjalanan dengan arah sebaliknya, yakni Tanah Abang–Duri, sempat belum diberikan izin untuk melintas.
"Namun pada pukul 06.18 WIB Perjalanan KA sudah dapat di normalisasi untuk kedua jalur," tambah dirinya.