Pertamax Naik, Antrean BBM Pertalite di Sukabumi Mengular Panjang

Antrean kendaraan tampak mengular di jalur Pertalite SPBU (FOTO: NET)
Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:45 WIB

SUKABUMI - Penumpukan barisan kendaraan roda dua tampak memadati area pengisian BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU di kawasan Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada hari Rabu (10/6/2026) siang.

Eskalasi harga pada komoditas BBM jenis Pertamax dikeluhkan oleh seorang pengemudi ojek daring bernama Randi (26 tahun), yang terpaksa bermigrasi dari Pertamax menuju Pertalite lantaran nilainya yang kian membubung tinggi.

“Biasanya kan saya beli bensin jenis beli bensin teh Rp 25.000 tuh lumayan full ya kalo Pertamax. Tadi mah, teman-teman juga enggak sampai full, malah setengahnya,” kata Randi saat ditemui Kompas.com di Sukaraja, Rabu (10/6/2026) siang.

Randi memaparkan, kendati ketentuan tarif ojol yang digunakannya sempat disesuaikan naik, kebijakan itu sayangnya berbarengan dengan melesatnya harga bensin tipe Pertamax.

Situasi tersebut menuntut Randi memutar otak supaya konsisten sanggup membawa pulang pendapatan ke rumah dan tidak amblas sekadar untuk membiayai kebutuhan bahan bakar.

“Ya mau gak mau jadi isi Pertalite, daripada uang habis untuk beli bensin,” papar Randi.

Randi menyatakan sebelumnya selalu memprioritaskan Pertamax untuk mendukung rutinitas pekerjaannya selaku ojol lantaran bahan bakar bersangkutan dinilai lebih responsif dibandingkan Pertalite.

“Kalo Pertamax mah tarikannya enteng, ini mah Pertalite berat tapi ya mau gimana lagi,” tutur Rendu

Randi menitipkan ekspektasi yang besar supaya pihak pemerintah dapat lebih peduli kepada masyarakat kecil, khususnya dalam mengawal stabilitas harga bbm.

“Ya menyayangkan harga Pertamax naik, apalagi jadi keuntungan dari ojol malah dikit jadi mau gak mau pake Pertalite meski harus antre,” kata Randi.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati