Mendikdasmen: 100 Sekolah Nasional Terintegrasi Dibangun Tahun Ini

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu`ti (kiri) saat bertemu dengan Prabowo di Istana Merdeka (FOTO: NET)
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:03:15 WIB

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memaparkan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai agenda pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi.

Peresmian dan pengoperasian institusi pendidikan tersebut bakal disebarluaskan ke bermacam-macam wilayah di tanah air.

"Tahun ini direncanakan kami akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi dan sudah ada usulan-usulan sekolah yang masuk dari 36 yang sudah kami seleksi," kata Mu'ti dalam keterangan pers usai rapat terbatas dengan Presiden di Istana Merdeka, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (12/6/2026).

Mu'ti membeberkan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi ini diproyeksikan sebagai institusi pendidikan unggulan yang tidak menggunakan sistem asrama bagi siswanya.

Sejumlah bangunan sekolah dipastikan bakal didirikan dari awal dan beberapa unit lainnya akan dioperasikan dengan memanfaatkan balai-balai milik Kemendikdasmen.

"Sekolah Nasional Terintegrasi, yang ini merupakan sekolah unggul yang tidak berasrama," kata Mu'ti.

Mu'ti menambahkan bahwa untuk saat ini tahapan penyaringan terhadap jajaran sekolah yang hendak diintegrasikan telah mulai direalisasikan di lapangan.

Sejumlah institusi pendidikan pun sudah masuk dalam peta perencanaan terkait lokasi pembangunannya kelak.

Pelaksanaan pembukaan Sekolah Nasional Terintegrasi tersebut dijadwalkan bakal mulai berjalan pada tahun berjalan ini.

Agenda pendirian bangunan sekolah ini nantinya disebar ke dalam sejumlah kawasan yang dinilai strategis.

Pada fase permulaan, pihak eksekutif bakal memaksimalkan penggunaan sarana prasarana yang sudah dikelola oleh kementerian di samping tetap mendirikan bangunan baru.

"Dan tahun ini nanti akan kami mulai insyaallah lima itu kami buka di balai-balai yang dimiliki oleh Kemendikdasmen," kata Mendikdasmen.

Berikutnya, terdapat satu unit sekolah yang direncanakan beroperasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selanjutnya, sebanyak sembilan unit bangunan sekolah baru diproyeksikan bakal didirikan di wilayah-wilayah tertentu.

"Kemudian ada satu yang di IKN, dan kemudian sembilan yang nanti kami bangun baru di daerah yang sudah diseleksi. Pak Mensesneg nanti bisa menyampaikan terkait dengan proses seleksi itu," tutup Mu'ti.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati