Amankan Eksekusi Eks Hotel Sultan, 3.161 Personel Gabungan Siaga
JAKARTA - Pihak kepolisian menurunkan sebanyak 3.161 personel guna mengamankan jalannya eksekusi Blok 15 GBK eks Hotel Sultan yang direncanakan berjalan pada hari Kamis ini.
"Untuk pengamanan eksekusi eks Hotel Sultan, jumlah pam 3.161 personel," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan bahwa total tersebut merupakan gabungan dari unsur personel TNI, Polri, serta Pemerintah Daerah.
Pada kesempatan sebelumnya, Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) telah menyiagakan 300 personel gabungan guna menyongsong agenda eksekusi Blok 15 GBK eks Hotel Sultan yang dijadwalkan pada hari Kamis.
Ketua Tim Transisi Blok 15 GBK Hendry Arisandi lewat keterangannya di Jakarta, Senin (15/6), menyampaikan bahwa petugas gabungan tersebut meliputi pihak PPKGBK, Kementerian Sekretariat Negara, tim penasihat hukum, beserta Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).
Agenda persiapan eksekusi sendiri sudah dilaksanakan di Jakarta pada Senin (15/6).
Bukan hanya aparat gabungan, langkah persiapan ini pun turut merangkul beberapa instansi terkait demi menyokong kelancaran teknis, termasuk di antaranya PLN dan Telkom.
Melalui langkah persiapan ini, PPKGBK mengharapkan proses eksekusi Blok 15 GBK eks Hotel Sultan bisa berjalan secara kondusif, tertib, aman, serta tidak membawa kerugian untuk pihak mana pun.
Perlu dipahami, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menolak gugatan yang dilayangkan PT Indobuildco terhadap Menteri Sekretaris Negara casu quo (c.q.) PPKGBK mengenai pengelolaan Hotel Sultan.
Keputusan hukum tersebut dibacakan pada tanggal 28 November 2025 lewat sistem e-court.
Melalui perkara perdata Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst., pihak pengadilan mengambil kesimpulan bahwa negara (lewat Hak Pengelolaan Lahan Nomor 1/Gelora) merupakan pemilik yang sah.
Oleh sebab itu, hak guna bangunan Hotel Sultan dinyatakan hapus secara hukum semenjak tahun 2023, langkah negara dinilai sah, lalu Indobuildco diharuskan mengosongkan area Hotel Sultan secara menyeluruh, mencakup lahan maupun bangunannya.
Keputusan tersebut memiliki sifat uitvoerbaar bij voorraad atau bisa langsung dijalankan.