Mahasiswa Penerima Beasiswa Baznas Raih Juara Dunia di Malaysia

Inovasi Briket Limbah Ketapang, Penerima Beasiswa BAZNAS Juara Dua di Malaysia. (FOTO:NET)
Kamis, 09 Juli 2026 | 17:38:01 WIB

JAKARTA - Seorang mahasiswa yang menjadi salah satu penerima manfaat Beasiswa Cendekia Baznas, Ulinnuha Aqwa, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan menyabet gelar juara kedua dalam kompetisi berskala internasional bertajuk The 15th International Invention, Innovation & Design Competition (Indes) 2026 yang diselenggarakan di Malaysia.

Pencapaian gemilang tersebut berhasil diraih berkat adanya kreasi inovatif berupa briket ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan dasar dari limbah buah pohon ketapang.

Mahasiswa yang tengah menempuh studi di Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut sukses mengamankan kemenangan pada kategori Business Plan lewat sebuah produk inovasi yang dinamai Keta-Briq, sebuah produk briket biochar yang tidak cuma ekologis tetapi juga dikombinasikan dengan ekstrak wewangian daun kemangi yang berfungsi ganda sebagai pengusir serangga.

Melalui sebuah pernyataan tertulis, Ulinnuha menceritakan bahwa dirinya sempat melewati masa-masa yang berat serta kehilangan gairah di tengah-tengah berlangsungnya proses persaingan kompetisi tersebut.

Kendati demikian, adanya tekad yang teguh serta limpahan dukungan penuh dari pihak keluarga dekat pada akhirnya menjadi kunci utama yang berhasil memicu kembali semangat juang di dalam diri Ulinnuha.

"Pengalaman ini mengajarkan saya untuk tidak takut mencoba langkah pertama, dan saya berharap ke depan bisa terus belajar serta menginspirasi lebih banyak anak muda untuk berani mewujudkan ide-ide mereka," kata Ulinnuha.

Di sisi lain, Pimpinan Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI Idy Muzayyad ikut menyampaikan pandangan bahwa pencapaian luar biasa ini menjadi sebuah pembenaran konkret bahwa generasi muda yang berada di bawah naungan program Baznas mempunyai kompetensi saing yang kuat serta mampu membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

"Kami sangat bangga atas pencapaian internasional yang diraih oleh Ulinnuha sebagai bukti nyata bahwa para penerima manfaat Beasiswa Cendekia Baznas mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di level global," ujarnya.

Idy juga menambahkan bahwa kehadiran penemuan baru yang mengusung tema ramah lingkungan ini sudah sangat selaras dengan cita-cita besar Baznas dalam mencetak jajaran pemuda yang penuh solusi, kaya akan kreativitas, serta bisa menghadirkan faedah yang nyata untuk khalayak ramai dan kelestarian dunia ke depan.

Menurut pandangannya, ajang perlombaan bergengsi yang digagas oleh Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak ini sekaligus menjadi sebuah tempat untuk memperlihatkan bahwa bahan sisa lokal yang semula dianggap tidak berharga bisa dikonversi menjadi sebuah jawaban bagi sumber energi alternatif yang ramah alam.

"Keberhasilan Ulinnuha ini juga membuktikan bahwa dana zakat yang dikelola melalui program beasiswa mampu melahirkan inovator muda yang mandiri, solutif, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan di masa depan," kata Idy Muzayyad.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati