JAKARTA - Ketidakpastian mulai menyelimuti bangku pelatih Liverpool seiring performa tim yang tak kunjung stabil di musim. Di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Arne Slot, wacana pergantian pelatih pun mengemuka, dengan satu nama yang terus menguat dalam diskursus publik Anfield: Xabi Alonso.
Mantan gelandang Liverpool yang kini dikenal sebagai salah satu pelatih paling menjanjikan di Eropa tersebut disebut masuk dalam radar manajemen The Reds. Situasi ini mencuat seiring rentetan hasil mengecewakan yang membuat posisi Slot kian rentan, terlebih setelah Liverpool gagal menjaga konsistensi sebagai juara bertahan Liga Inggris.
Laporan dari Spanyol mengungkap bahwa Xabi Alonso bukan sekadar kandidat pasif. Ia dikabarkan telah menyusun gambaran awal terkait skuad ideal yang ingin dibangunnya apabila benar-benar dipercaya duduk di kursi pelatih Liverpool. Empat nama pun muncul sebagai pemain incaran utama yang dinilai mampu membawa The Reds kembali ke jalur juara.
Baca Juga
Kondisi Liverpool saat ini memperlihatkan kontras tajam dengan ekspektasi awal musim. Setelah menjuarai Premier League 2024/25 secara dominan—bahkan mengunci gelar empat pertandingan sebelum musim berakhir—Liverpool menggelontorkan dana fantastis mencapai 400 juta paun untuk memperkuat tim. Namun, hasil di lapangan justru jauh dari kata memuaskan.
Kekalahan dramatis 2-3 dari Bournemouth pada akhir pekan lalu menjadi titik nadir terbaru. Hasil tersebut membuat Liverpool terdampar di peringkat keenam klasemen dengan raihan 36 poin dari 23 pertandingan. Harapan mempertahankan gelar praktis sirna, sementara target realistis kini hanya tersisa mengamankan tiket Liga Champions.
Bagi publik Anfield, finis di empat besar menjadi batas minimum. Kegagalan mencapai target itu diyakini akan menempatkan Arne Slot dalam posisi sangat rawan hingga bursa transfer musim panas mendatang, membuka jalan bagi manajemen untuk mempertimbangkan opsi pelatih baru.
Sektor Belakang dan Tengah
Terlepas dari status Liverpool sebagai juara bertahan dan salah satu tim dengan belanja terbesar di Eropa, Xabi Alonso menilai masih terdapat celah signifikan dalam struktur permainan tim, terutama di sektor pertahanan dan lini tengah.
Salah satu nama yang paling menonjol dalam daftar incaran Alonso adalah Micky van de Ven. Bek tengah Tottenham Hotspur tersebut dinilai memiliki profil ideal untuk memperkuat lini belakang Liverpool, terutama berkat kecepatan luar biasa dan kemampuan membaca permainan dalam situasi transisi.
Alonso bahkan disebut memandang Van de Ven sebagai pengganti “generasional” bagi Virgil van Dijk, yang diyakini mulai mendekati fase akhir kariernya bersama The Reds. Meski transfer ini berpotensi menelan biaya besar, rencana tersebut dianggap masuk akal sebagai investasi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pertahanan Liverpool.
Dari lini tengah, perhatian Alonso tertuju pada Adam Wharton. Gelandang Crystal Palace sekaligus Timnas Inggris itu dinilai mampu menghadirkan dimensi baru di sektor tengah Liverpool, yang sepanjang musim kerap dinilai kehilangan kreativitas dan keberanian dalam membangun serangan.
Keberanian Wharton mengambil risiko, ditambah kemampuannya menembus garis pertahanan lawan, diyakini bisa meningkatkan dinamika permainan Liverpool secara signifikan. Alonso melihat Wharton sebagai kepingan penting untuk mengembalikan keseimbangan antara agresivitas dan kontrol di lini tengah.
Tambah Winger
Permasalahan Liverpool tak berhenti di lini belakang dan tengah. Produktivitas lini depan juga menjadi sorotan serius. Cody Gakpo dan Mohamed Salah dinilai gagal menjaga konsistensi performa sejak awal musim, meskipun Liverpool sempat membuka kampanye dengan kemenangan spektakuler 4-2 atas Bournemouth.
Kondisi tersebut membuat penambahan winger baru dipandang sebagai kebutuhan mendesak. Xabi Alonso pun memasukkan dua nama besar dalam daftar incarannya untuk sektor sayap.
Nama pertama adalah Michael Olise. Pemain kelahiran London itu bergabung dengan Bayern Munchen dari Crystal Palace pada musim panas 2024 setelah tampil gemilang di Premier League. Alonso disebut berambisi memboyong Olise kembali ke Inggris, kali ini untuk mengenakan seragam Liverpool.
Musim ini, Olise mencatatkan kontribusi impresif dengan 35 keterlibatan gol—13 gol dan 22 assist—dari 30 penampilan di semua kompetisi. Statistik tersebut membuat nilai transfernya melonjak tajam, namun tetap dianggap sepadan dengan kualitas yang ditawarkan.
Selain Olise, Alonso juga mengincar Bradley Barcola. Winger Paris Saint-Germain tersebut digadang-gadang sebagai salah satu pemain sayap terbaik dunia saat ini. Ketertarikan Alonso sejalan dengan laporan yang menyebut Liverpool telah melakukan pembicaraan awal untuk merekrut pemain berusia 23 tahun itu.
Dengan kombinasi kecepatan, kreativitas, dan naluri menyerang yang kuat, Barcola dipandang mampu memberi warna baru di lini depan Liverpool sekaligus meningkatkan daya gedor tim secara keseluruhan.
Jika Xabi Alonso benar-benar dipercaya memimpin Liverpool, empat nama tersebut diyakini akan menjadi fondasi utama dalam proyek ambisius untuk mengembalikan The Reds ke puncak kejayaan, baik di level domestik maupun Eropa.
David
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.







