Eksplorasi Kuliner Mesir Hawawshi untuk Menu Buka Puasa Ramadan 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
JAKARTA - Menjelajahi cita rasa dunia melalui meja makan menjadi salah satu tren yang kian diminati masyarakat urban saat menyambut waktu berbuka puasa. Jika selama ini lidah kita sudah akrab dengan kebuli atau kebab, kini saatnya menoleh ke arah pesisir Mediterania, tepatnya ke tanah para Firaun. Mesir, dengan segala kemegahan sejarahnya, menyimpan rahasia kuliner yang mampu menggugah selera lewat perpaduan roti garing dan rempah daging yang autentik. Kekayaan kuliner dari kota-kota pelabuhannya menawarkan sensasi tekstur yang berbeda dibandingkan kuliner Timur Tengah pada umumnya. Kehadiran sajian ini di tanah air memberikan warna baru bagi mereka yang bosan dengan menu takjil konvensional dan ingin merasakan kehangatan tradisi dari negeri seribu menara di setiap gigitannya.
Tren Kuliner Timur Tengah dan Pesona Alexandria
Ada banyak alternatif menu berbuka puasa. Saat ini, yang sedang populer adalah menu dari Timur Tengah, Turki, dan yang tak boleh ketinggalan: Mesir. Berbagai tempat menyediakan deretan menu dari kawasan-kawasan tersebut. Mulai dari hotel, restoran, hingga kedai-kedai tempat nongkrong yang kini berlomba menghadirkan nuansa padang pasir dalam sajiannya.
Baca Juga
Bicara soal Mesir, orang selalu teringat Kairo. Namun, Anda sudah tahu, negara tersebut memiliki kawasan cantik: Alexandria. Kota pelabuhan tersebut kental dengan nuansa budaya. Termasuk menghasilkan berbagai produk kuliner khas yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Bahkan produk kuliner ini dipercaya menyebar ke berbagai negara, seperti di Turki dan kawasan-kawasan Timur Tengah lainnya melalui jalur perdagangan dan akulturasi budaya selama berabad-abad.
Hawawshi: Keajaiban Roti Pita Garing Khas Mesir
Salah satu menu yang menjadi sorotan adalah sajian yang kerap ditemui dalam pameran kuliner, seperti di Mercure Surabaya Grand Mirama. Sajian itu oleh masyarakat Mesir umum disebut hawawshi. Hidangan ini merupakan bukti bagaimana bahan-bahan sederhana seperti roti dan daging dapat diolah menjadi mahakarya yang memanjakan lidah, terutama saat perut sedang kosong setelah seharian berpuasa.
Hawawshi membawa identitas yang sangat kuat dari jalanan Mesir ke meja restoran mewah. Meskipun tampilannya mungkin terlihat sederhana bagi mata yang belum terbiasa, rahasianya terletak pada cara pengolahan daging di dalam kantung roti yang menciptakan harmoni rasa gurih yang mendalam. Sajian ini kini mulai dilirik sebagai pengganti makanan berat karena komposisinya yang seimbang dan mengenyangkan.
Perbandingan Karakteristik Antara Pide Turki dan Hawawshi
Meski sekilas menyerupai pide Turki, hawawshi memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dari saudara kulinernya di Utara. Perbedaan ini bukan sekadar soal rasa, melainkan juga soal estetika dan tradisi pembuatan roti yang diwariskan secara turun-temurun di wilayah masing-masing. Pide Turki biasanya berbentuk perahu dengan adonan roti yang lembut.
Sementara hawawshi Mesir cenderung bulat utuh. Menggunakan roti pita yang lebih tebal dan garing. Perbedaan itu mencerminkan tradisi roti di masing-masing wilayah, di mana masyarakat Mesir lebih menyukai tekstur yang renyah di luar namun tetap menjaga kelembapan daging di dalam. Tekstur garing ini memberikan sensasi "kriuk" yang unik saat dinikmati dalam keadaan hangat.
Harmoni Daging Berbumbu sebagai Bintang Utama
Di balik perbedaan bentuk dan tekstur roti, terdapat satu kesamaan fundamental yang menyatukan kedua jenis hidangan ini. Persamaannya, baik pide Turki maupun hawawshi, keduanya sama-sama menempatkan daging berbumbu sebagai bintang utama. Daging yang dicincang halus dicampur dengan berbagai rempah seperti lada, ketumbar, dan bawang, menjadi kunci kelezatan yang tak tergantikan.
Meski begitu, penyebarannya memunculkan pengembangan-pengembangan tertentu. Bahkan menciptakan kreasi unik yang menyesuaikan dengan lidah lokal di mana kuliner ini singgah. Transformasi kuliner ini membuktikan bahwa hawawshi bukan sekadar makanan, melainkan duta budaya yang membawa pesan persahabatan antarwilayah melalui kelezatan daging berbumbu yang menggoda selera saat azan Magrib berkumandang.
David
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Persiapan Mudik Lebaran Melalui Pilihan Kendaraan Terbaik di Sauto Expo 2026
- Jumat, 13 Februari 2026
Berita Lainnya
Ramadhan Berapa Hari Lagi? Panduan Lengkap Menyambut Bulan Penuh Berkah
- Jumat, 13 Februari 2026
Bengkel Mobil Semarang: Pilihan Tepat untuk Perawatan Kendaraan Anda
- Jumat, 13 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
Penjualan BYD Melonjak Tajam, Pangsa Pasar BEV Tembus 60 Persen
- 13 Februari 2026
3.
PNM Perluas Jangkauan Layanan dengan Pendanaan Berkelanjutan
- 13 Februari 2026
4.
5.
Kemhan Siapkan Retrofit Garibaldi Sesuai Kebutuhan Operasional TNI
- 13 Februari 2026











