JAKARTA - Citra pasar tradisional yang identik dengan becek, bau menyengat, dan lorong gelap kini mulai memudar di Sepaku, Kalimantan Timur.
Sejak 30 Maret 2026, Pasar Segar Sepaku resmi beroperasi dengan wajah yang berbeda sama sekali. Bangunan modern dua lantai ini berdiri di atas lahan seluas 5.880 meter persegi, menandai standar baru infrastruktur kerakyatan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Transformasi ini membuktikan bahwa modernisasi IKN tidak hanya fokus pada gedung pemerintah, melainkan juga menyentuh ekonomi masyarakat lokal.
Baca JugaLayanan SIM Keliling Jakarta Sabtu 4 April 2026 Dibuka 5 Lokasi
Pasar ini dibagi menjadi dua gedung utama dengan zonasi yang jelas dan ketat, menampung 135 pedagang di kios dan los yang dibagi atas area basah dan area kering. Dengan sistem zonasi yang rapi, transaksi jual beli dapat berlangsung lebih tertata dan nyaman.
Foodcourt dan Fungsi Sosial
Pasar Segar Sepaku bukan sekadar tempat belanja. Tersedia 11 unit foodcourt yang menyajikan kopi, kuliner tradisional, dan makanan ringan. Kehadiran foodcourt menunjukkan upaya Otorita IKN untuk mengubah pasar menjadi ruang sosial yang bisa dinikmati semua pengunjung.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menjelaskan bahwa penataan ini bagian dari beautifikasi kawasan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan nyaman untuk kegiatan ekonomi maupun sosial.
"Tujuannya menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus menjadikan kawasan lebih indah, tertata, dan nyaman untuk aktivitas ekonomi maupun sosial," tegas Troy.
Selain itu, fasilitas foodcourt diharapkan bisa menjadi magnet wisatawan dan membantu meningkatkan daya tarik pasar bagi pendatang maupun masyarakat lokal.
Sistem Zonasi dan Pembagian Lapak
Zonasi pasar modern ini sangat ketat. Area basah diperuntukkan untuk penjualan daging, ikan, dan sayur, sementara area kering digunakan untuk bumbu, pakaian, serta kerajinan lokal. Sistem ini membantu menjaga kebersihan, keamanan, dan mempermudah pengelolaan pasar.
Salah satu tantangan awal adalah potensi konflik antar pedagang terkait lapak. Untuk mengatasi masalah ini, pengelola menerapkan sistem undian dalam pembagian lapak.
Plt. Direktur Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan Otorita IKN, Cakra Nagara, menegaskan bahwa proses ini dilakukan terbuka dengan melibatkan pemerintah daerah.
Tantangan Memikat Pengunjung
Bangunan megah dan sistem pembagian lapak yang adil hanyalah langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah menarik minat pengunjung agar pasar ini benar-benar hidup dan produktif.
Arif, penyedia jasa servis telepon seluler di pasar, mengakui fasilitas kebersihan sangat memuaskan, tetapi tingkat kunjungan masyarakat masih perlu ditingkatkan.
"Kebersihan bagus, yang bersihkan tiap hari ada. Tidak ada kendala. Semoga semakin banyak pengunjung ke Pasar Segar Sepaku," ungkapnya.
Cakra Nagara menekankan agar pedagang segera menempati kios masing-masing untuk menyambut gelombang pengunjung dan wisatawan yang terus meningkat di IKN.
Kebersihan dan Kenyamanan
Salah satu nilai jual utama Pasar Segar Sepaku adalah kebersihan dan kenyamanan. Toilet bersih, lantai kering, ventilasi udara baik, dan area yang rapi membuat pengunjung betah berlama-lama. Lingkungan yang nyaman ini menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan dan masyarakat lokal.
Dengan fasilitas bersih dan tertata, pasar modern ini diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap pasar tradisional dari kumuh menjadi nyaman dan aman.
Diversitas Produk
Keunikan Pasar Segar Sepaku terletak pada diversitas dagangan. Selain kebutuhan pokok seperti daging, sayur, dan bumbu, pasar ini menyediakan produk untuk wisatawan dan pendatang, termasuk merchandise IKN, kerajinan lokal, dan oleh-oleh khas Sepaku.
Ilmi Nafia, pedagang oleh-oleh khas IKN, menilai suasana pasar yang rapi menjadi modal kuat untuk menarik pengunjung.
"Kebersihan bersih banget di sini. Pengunjung IKN bisa mampir ke sini sambil cari oleh-oleh," ujarnya optimistis.
Pasar Segar Sepaku diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal. Pedagang kini memiliki tempat yang layak, aman, dan nyaman. Sementara pengunjung mendapatkan pengalaman belanja yang tertata dan menyenangkan.
Modernisasi ini juga diharapkan menjadi contoh bagi pasar lain di Indonesia, terutama yang berada di wilayah baru atau sedang direvitalisasi.
Sinergi Otorita IKN dan Pemerintah Daerah
Kesuksesan pasar ini tidak lepas dari kolaborasi Otorita IKN dengan pemerintah daerah. Semua aspek mulai dari penataan lapak, fasilitas kebersihan, keamanan, hingga manajemen fasilitas publik dikelola secara profesional.
Pengelola pasar juga mendorong pedagang untuk memanfaatkan area foodcourt dan event khusus, sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan menjaga kelangsungan pasar modern ini.
Menuju Pasar Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Pasar Segar Sepaku bukan sekadar gedung modern. Ini adalah ikon modernisasi IKN yang ramah lingkungan, sehat, dan berkelanjutan. Konsep ini mencakup pemisahan area basah dan kering, ventilasi udara yang baik, pengelolaan sampah yang tertata, dan fasilitas sanitasi higienis.
Upaya ini diharapkan menjadi standar baru bagi pasar modern di Indonesia, menggabungkan fungsi ekonomi dan sosial, serta mendukung kenyamanan pengunjung.
Pasar Segar Sepaku IKN menandai era baru pasar tradisional modern. Dengan fasilitas bersih, sistem zonasi yang jelas, foodcourt, dan diversitas dagangan, pasar ini bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang sosial dan wisata yang menarik.
Ke depan, pasar ini diharapkan menjadi ikon ekonomi kerakyatan IKN, meningkatkan kesejahteraan pedagang, sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.
Sindi
navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Update Harga Emas Perhiasan Sabtu 4 April 2026: Panduan Investor Lengkap
- Sabtu, 04 April 2026
Berita Lainnya
Kereta Api Jarak Jauh Catat Lonjakan Penumpang Signifikan Selama Mudik Lebaran
- Sabtu, 04 April 2026











