Barcode BBM Subsidi Tiba-tiba Hilang, Simak Penjelasan Pertamina

Barcode BBM Subsidi Tiba-tiba Hilang, Simak Penjelasan Pertamina
Ilustrasi Barcode Pertamina

JAKARTA – Masyarakat dikejutkan dengan kendala teknis saat barcode BBM subsidi tiba-tiba hilang dari aplikasi MyPertamina, pihak Pertamina segera memberikan klarifikasi.

Gangguan akses pada QR Code ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna kendaraan yang sangat bergantung pada bahan bakar bersubsidi untuk aktivitas harian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menjelaskan bahwa hilangnya kode unik tersebut bisa disebabkan oleh beberapa faktor teknis maupun administratif pada akun pengguna.

Baca Juga

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pengecekan secara berkala pada status sinkronisasi data kendaraan di aplikasi MyPertamina," ujar Irto Ginting, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).

Identifikasi awal menunjukkan adanya ketidaksesuaian data pada masa berlaku dokumen kendaraan yang membuat sistem secara otomatis menonaktifkan kode sementara waktu.

Irto Ginting berpendapat bahwa pembaruan sistem secara rutin dilakukan untuk memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran dan mencegah potensi penyalahgunaan identitas digital.

"Jika kendala terus berlanjut, pengguna dapat segera menghubungi layanan pelanggan atau mendatangi booth koordinasi terdekat di SPBU untuk bantuan aktivasi ulang," tutur Irto Ginting, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).

Proses verifikasi ulang biasanya membutuhkan waktu beberapa saat setelah dokumen pendukung seperti STNK diunggah kembali ke dalam sistem.

Pastikan koneksi internet dalam kondisi stabil saat membuka aplikasi guna menghindari kegagalan pemuatan data QR Code pada layar perangkat komunikasi.

Beberapa pengguna melaporkan bahwa melakukan pembersihan cache pada aplikasi terbukti efektif untuk memunculkan kembali kode yang sempat tidak terbaca.

Pertamina juga mengingatkan agar pemilik kendaraan tidak membagikan tangkapan layar barcode mereka kepada pihak lain guna menjaga keamanan data pribadi.

Sistem MyPertamina terus dikembangkan agar lebih responsif dalam menangani keluhan pengguna yang semakin meningkat seiring perluasan wilayah cakupan subsidi.

Distribusi BBM jenis Biosolar dan Pertalite tetap berjalan normal di setiap stasiun pengisian meskipun terdapat penyesuaian teknis pada sisi aplikasi digital.

Diharapkan integrasi data yang lebih baik antara pihak kepolisian dan Pertamina mampu meminimalisir risiko kehilangan data barcode secara mendadak di masa depan.

Ganis Akjul Karyawati

Ganis Akjul Karyawati

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

BPBD Catat 80 RT dan 3 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir Luapan Kali

BPBD Catat 80 RT dan 3 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir Luapan Kali

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah