Kronologi Kurir Paket Siram Air Keras ke 9 Buruh Konveksi Tasikmalaya

Kronologi Kurir Paket Siram Air Keras ke 9 Buruh Konveksi Tasikmalaya
Ilustrasi Kurir Paket Siram Air Keras ke 9 Buruh Konveksi

TASIKMALAYA - Seorang kurir paket nekat menyiramkan air keras kepada 9 buruh konveksi di Tasikmalaya hingga mengakibatkan luka bakar serius akibat motif dendam pribadi.

Tragedi memilukan ini terjadi di sebuah gudang konveksi di wilayah Manonjaya pada Senin malam, sesaat setelah waktu magrib tiba.

"Pelaku sudah ditangkap. Pelaku merupakan kurir di salah satu ekspedisi yang biasa mengambil barang di gudang tersebut. Pelaku merasa sakit hati ke salah satu korban sehingga melakukan penyiraman air keras,” jelas Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, di kantornya pada Selasa (5/5/2026).

Baca Juga

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

Herman Saputra berpendapat, bahwa akibat kejadian tersebut, sembilan korban mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit serta puskesmas.

Aksi nekat berinisial D ini disinyalir berakar dari rasa kecewa lantaran pemilik usaha melaporkan kinerja buruknya kepada pihak ekspedisi tempatnya bekerja.

Meskipun sasaran utama adalah pemilik konveksi, cairan kimia berbahaya tersebut justru mengenai para buruh yang saat itu tengah membereskan barang kiriman.

Para korban yang tidak mengetahui akar permasalahan tersebut tiba-tiba dikejutkan oleh kedatangan pelaku yang membawa 2 botol plastik berisi cairan tajam.

Teriakan histeris dari para pekerja serta suara emosional dari pelaku seketika memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.

Warga yang berada di lokasi segera mengamankan pelaku sebelum tindakan anarkis lebih lanjut terjadi kepada orang lain di gudang tersebut.

Beberapa orang korban terpaksa dirujuk ke rumah sakit besar karena tingkat keparahan luka bakar yang mereka derita pada bagian tubuh tertentu.

Pihak kepolisian saat ini terus melakukan pendalaman intensif guna mengungkap fakta lain di balik kepemilikan zat kimia yang digunakan pelaku.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa niat buruk tersebut sudah sempat terucap oleh pelaku beberapa waktu sebelum insiden terjadi.

Dukungan medis dan pendampingan psikologis menjadi fokus utama bagi para pekerja yang menjadi korban salah sasaran dalam pertikaian ini.

Kejadian ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengelolaan konflik di lingkungan kerja agar tidak berujung pada aksi kriminalitas yang merugikan.

Ganis Akjul Karyawati

Ganis Akjul Karyawati

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah

Viral Sopir Angkot Diduga Masturbasi, Polisi Cek Lokasi Kejadian

Viral Sopir Angkot Diduga Masturbasi, Polisi Cek Lokasi Kejadian

Viral Sopir Angkot Diduga Masturbasi, Polisi Cek Lokasi Kejadian

Viral Sopir Angkot Diduga Masturbasi, Polisi Cek Lokasi Kejadian