Transjakarta Terus Menambah Bus Listrik untuk Transportasi Hijau

Transjakarta Terus Menambah Bus Listrik untuk Transportasi Hijau
Ilustrasii Bus Listrik untuk Transportasi Hijau

JAKARTA – PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta terus menambah bus listrik guna mendukung target dekarbonisasi dan menyediakan moda transportasi ramah lingkungan.

Ekspansi armada bebas emisi ini menjadi bagian dari peta jalan jangka panjang pemerintah provinsi dalam membenahi kualitas udara di kawasan metropolitan.

Direktur Utama Transjakarta memaparkan proyeksi pengadaan unit baru yang akan dioperasikan secara bertahap sepanjang periode anggaran berjalan.

Baca Juga

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

"Kami menargetkan penambahan bus listrik hingga mencapai 200 unit pada akhir tahun ini guna memperkuat armada yang sudah ada," ujar Welfizon Yuwono, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Selasa (28/04/2026).

Welfizon menekankan bahwa transisi menuju kendaraan listrik bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk mengurangi beban emisi karbon di pusat kota.

Infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum kini mulai tersebar di berbagai depo strategis milik operator.

"Penggunaan bus listrik terbukti mampu menurunkan biaya operasional jangka panjang dan memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan karena mesin yang tidak bising," kata Welfizon Yuwono, dikutip dari kontan.co.id, Selasa (28/04/2026).

Langkah proaktif ini mendapat dukungan dari berbagai mitra produsen otomotif yang siap memasok unit dengan spesifikasi teknis sesuai standar layanan minimum.

Masyarakat mulai merasakan dampak positif dari pengoperasian bus senyap ini di rute-rute sibuk yang sebelumnya didominasi bus berbahan bakar fosil.

Peningkatan jumlah armada dilakukan secara selektif pada koridor yang memiliki beban penumpang tinggi serta kesiapan daya dukung infrastruktur kelistrikan lokal.

Kerja sama dengan penyedia energi nasional juga terus ditingkatkan untuk memastikan pasokan daya ke setiap depo tetap stabil selama proses pengisian malam hari.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar ekosistem transportasi listrik di Jakarta semakin solid dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," pungkas Welfizon Yuwono, melansir kontan.co.id, Selasa (28/04/2026).

Transformasi besar ini diharapkan dapat menginspirasi wilayah penyangga lainnya untuk segera mengadopsi teknologi serupa dalam pengelolaan transportasi umum.

Setiap unit baru yang masuk ke lintasan wajib melewati uji tipe dan inspeksi keselamatan ketat sebelum resmi mengangkut warga.

Ganis Akjul Karyawati

Ganis Akjul Karyawati

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

KAI Resmi Ubah Nama KA Argo Bromo Anggrek Menjadi KA Anggrek

BPBD Catat 80 RT dan 3 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir Luapan Kali

BPBD Catat 80 RT dan 3 Jalan di Jakarta Tergenang Banjir Luapan Kali

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Layanan SIM Keliling Jakarta Mei 2026: Lokasi, Syarat, dan Jadwal

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Kelancaran Haji, 140 Bus Shalawat Siaga di Terminal Ajyad Makkah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah

Pemkot Bogor Tutup Jalan Saleh Danasasmita Akibat Keretakan Tanah