Breaking

Wapres Gibran Tiba di Rote Ndao, Disambut Hangat Warga saat Hujan

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Jumat, 22 Mei 2026
Wapres Gibran Tiba di Rote Ndao, Disambut Hangat Warga saat Hujan
Gibran Rakabuming Raka.(Sumber:NET)

KUPANG - Ratusan elemen masyarakat di wilayah Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan luapan antusiasme yang tinggi kala menyambut kedatangan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada Jumat pagi (22/5/2026).

Gibran bersama jajaran rombongan dinasnya bertolak dari kota Kupang menuju Rote Ndao dengan menumpangi helikopter, yang kemudian melakukan pendaratan di area Lapangan Saba Kolifai, Desa Papela, Kecamatan Rote Timur.

Sang Wakil Presiden yang turut didampingi oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menapakkan kaki di lokasi tujuan pada kisaran pukul 07.18 Wita.

Kehadiran rombongan pejabat negara tersebut seketika disambut penuh kehangatan oleh warga setempat yang kedapatan telah memadati area pendaratan semenjak fajar menyingsing.

Kendati wilayah tersebut tengah diguyur oleh curahan hujan yang cukup lebat, keteguhan hati dan semangat dari masyarakat terpantau tidak mengendur sedikit pun.

Banyak di antara warga yang memilih untuk tetap bertahan di lokasi dengan mengandalkan payung demi menantikan tibanya figur orang nomor dua di Republik Indonesia tersebut.

Bahkan, sebagian masyarakat lainnya rela membiarkan tubuh mereka basah kuyup tersiram air hujan agar dapat menyaksikan sekaligus menjabat tangan Gibran secara langsung.

Sesaat setelah melangkah keluar dari helikopter, Gibran bergegas berjalan mendekati kerumunan warga yang sedari awal menanti kehadirannya.

Ia tampak memberikan jabat tangan kepada masyarakat satu demi satu sembari melempar sapaan kepada warga yang saling berhimpitan di sekeliling area lapangan tersebut.

Usai melangsungkan sesi menyapa masyarakat, Gibran segera mengarah pada rangkaian agenda kunjungan dinasnya di wilayah geografis paling selatan Indonesia itu.

Pada lawatan kerja periode ini, dirinya dijadwalkan untuk menginspeksi kawasan tambak garam serta obyek wisata bahari Mulut Seribu.

Bukan sebatas itu saja, Gibran juga diendapkan bakal menyelenggarakan sesi diskusi interaktif bersama kelompok nelayan serta para pembudidaya rumput laut demi menampung secara langsung bermacam-macam keluh kesah dan potret kehidupan masyarakat di sana.

 

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua