Breaking

Gandeng Bikers, Repsol Gelar Touring Wisata dan Budaya di Sulsel

GA
Ganis Akjul Karyawati

Editor: Sutomo

Rabu, 03 Juni 2026
Gandeng Bikers, Repsol Gelar Touring Wisata dan Budaya di Sulsel
Repsol gelar kegiatan “Bentang Cerita: Repsol Ride Story” di Sulawesi Selatan. (Sumber: NET)

JAKARTA - Perusahaan produsen pelumas terkemuka asal Spanyol, Repsol, merangkul para pencinta sepeda motor untuk menjelajahi pesona alam serta kekayaan budaya Indonesia.

Langkah ini diwujudkan melalui sebuah agenda bertajuk “Bentang Cerita: Repsol Ride Story” yang diinisiasi oleh Repsol Lubricants Indonesia di wilayah Sulawesi Selatan.

Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia, Alejandro Werd Alonso, mengungkapkan bahwa program Bentang Cerita: Repsol Ride Story ini diinisiasi dari sebuah keyakinan bahwa tiap-tiap perjalanan senantiasa menyimpan kisah tersendiri yang bernilai untuk diingat.

“Melalui program ini, kami ingin mengajak para riders untuk menikmati keindahan berbagai daerah di Indonesia, membangun koneksi yang lebih erat antar komunitas, serta merasakan pengalaman berkendara yang nyaman dan penuh makna bersama Repsol,” kata Alejandro Werd Alonso dalam keterangan resminya, Rabu.

Agenda berkendara bersama ini memulai titik start dari kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Losari, tepatnya berlokasi di sekitar area Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.

Rumah ibadah tersebut diketahui menjadi salah satu ikon khas Kota Makassar yang berdiri kokoh di kawasan pesisir pantai.

Kegiatan touring ini turut diramaikan oleh kelompok komunitas SMART (Supermoto Area Makassar Team) bersama dengan ekosistem jaringan bengkel mitra Repsol, dengan total partisipan menyentuh sekitar 50 orang peserta.

Rute perjalanan kemudian diteruskan menuju wilayah Kabupaten Maros yang sudah tersohor memiliki deretan objek wisata andalan.

Destinasi utama yang dituju oleh rombongan salah satunya ialah Taman Nasional Bantimurung.

Lokasi tersebut merupakan cagar alam yang sangat populer dengan sajian pemandangan air terjun, hamparan tebing karst yang menjulang tinggi, hingga kekayaan flora dan fauna yang menjadikannya magnet wisata alam di Sulawesi Selatan.

Pesona keindahan alam tersebut selanjutnya diselaraskan dengan agenda kunjungan ke objek wisata prasejarah Leang-Leang.

Kawasan bersejarah ini menyimpan peninggalan purbakala dari kehidupan manusia masa lampau yang diestimasikan sudah eksis sejak puluhan ribu tahun yang lalu.

Bagian dinding-dinding gua yang dipenuhi oleh ornamen lukisan cap tangan serta temuan beragam jenis benda purbakala menjadi bukti nyata atas panjangnya linimasa peradaban manusia di tanah Sulawesi.

Petualangan ini sekaligus menyuguhkan peluang berharga bagi seluruh peserta untuk menyaksikan secara langsung kolaborasi apik antara alam dan sejarah di dalam satu kawasan terpadu yang memegang peranan penting bagi identitas kebudayaan Indonesia.

“Makassar dan Maros memiliki kekayaan alam serta budaya yang luar biasa. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi touring bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi para peserta untuk menemukan cerita baru, berbagi pengalaman, dan memperkuat semangat kebersamaan,” ujar dia.

Di samping menyambangi tempat-tempat wisata, para peserta juga disuguhkan dengan aneka kegiatan edukasi yang berkaitan dengan teknik perawatan sepeda motor.

Beberapa di antaranya meliputi agenda penggantian pelumas mesin secara massal serta sesi diskusi interaktif mengenai krusialnya merawat performa dapur pacu kendaraan saat dipakai melakoni perjalanan jarak jauh.

Ia menaruh harapan besar agar kegiatan ini mampu memfasilitasi para pengendara motor untuk membedah potensi pariwisata Indonesia melalui sudut pandang yang lebih segar.

Konsep ini tidak sekadar berfokus pada seberapa jauh jarak tempuh yang berhasil dilewati, melainkan tentang bagaimana menikmati setiap detik prosesnya, mendalami adat istiadat setempat, merekatkan tali persaudaraan sesama bikers, hingga memahat kenangan manis yang akan terus melekat kuat setelah petualangan ini usai.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua