Breaking

Laptop Lenovo Snapdragon C Resmi Diluncurkan, Andalkan Baterai Awet

RE
Jumat, 18 September 2026
Laptop Lenovo Snapdragon C Resmi Diluncurkan, Andalkan Baterai Awet

NAVIGASI.CO.ID — Lenovo resmi memperkenalkan laptop terbaru yang ditenagai SoC Snapdragon C, sebuah chip kelas baru yang diklaim mampu menghadirkan daya tahan baterai lebih panjang untuk pemakaian harian. Kehadiran chip ini menandai langkah Qualcomm memperluas jangkauan Snapdragon ke segmen laptop terjangkau, bersaing langsung dengan perangkat berbasis Intel Core i3 dan AMD Ryzen 3 di kelas harga yang sama. Klaim baterai awet menjadi daya tarik utama, tapi perlu diuji apakah performa hariannya sepadan.

Snapdragon C membawa pendekatan berbeda dibanding chip laptop konvensional. Qualcomm menargetkan efisiensi daya sebagai nilai jual utama, bukan sekadar kecepatan puncak.

Snapdragon C: Chip Baru untuk Laptop Kelas Terjangkau

Snapdragon C adalah SoC (System on Chip) yang dirancang Qualcomm untuk laptop dengan harga lebih ramah kantong. Posisinya berada di bawah Snapdragon X Series yang selama ini dikenal lewat klaim efisiensi baterai di laptop Windows.

Qualcomm menyebut chip ini menjanjikan baterai awet, klaim yang selama ini menjadi keunggulan arsitektur ARM dibanding prosesor x86. Untuk laptop yang dipakai kerja ringan seharian, daya tahan baterai sering jadi pertimbangan utama dibanding kecepatan mentah.

  • Nama chip: Snapdragon C (Qualcomm)
  • Target segmen: laptop entry-level
  • Klaim utama: baterai awet / efisiensi daya
  • Vendor pengadopsi awal: Lenovo

Kenapa Baterai Awet Jadi Kunci di Kelas Ini

Laptop entry-level biasanya dipakai untuk pekerjaan ringan: mengetik dokumen, browsing, video call, dan streaming. Beban kerjanya tidak berat, tapi durasi pemakaiannya sering panjang.

Di situlah arsitektur ARM seperti Snapdragon C berpotensi unggul. Chip ARM umumnya mengonsumsi daya lebih rendah untuk tugas ringan dibanding prosesor x86, sehingga baterai bisa bertahan lebih lama dalam satu kali pengisian.

Klaim ini masih perlu dibuktikan lewat pengujian independen. Angka daya tahan baterai real-world sering berbeda dari klaim pabrikan, tergantung skenario pemakaian dan optimasi software.

Posisi Lenovo dan Persaingan di Segmen Entry-Level

Lenovo dikenal agresif di segmen laptop terjangkau lewat lini IdeaPad dan seri lainnya. Mengadopsi Snapdragon C lebih awal memberi Lenovo keunggulan menjadi yang pertama di kelas chip ini.

Persaingannya tidak ringan. Di rentang harga yang sama, ada laptop berbasis Intel Core i3 dan AMD Ryzen 3 yang sudah mapan dengan ekosistem software x86 yang lebih matang.

Laptop ARM punya tantangan tersendiri: sebagian aplikasi Windows belum sepenuhnya dioptimalkan untuk arsitektur ARM, meski emulasi sudah jauh membaik dibanding beberapa tahun lalu.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Optimasi aplikasi ARM: sebagian software masih berjalan lewat emulasi, berpotensi mengurangi performa
  • Klaim baterai: perlu diuji independen, jangan langsung percaya angka pabrikan
  • Harga dan ketersediaan di Indonesia: belum ada informasi resmi soal harga lokal
  • Spesifikasi lengkap: RAM, storage, dan layar belum dirinci dalam pengumuman ini

Bagi pengguna yang butuh laptop untuk kerja ringan seharian dan mengutamakan daya tahan baterai, Snapdragon C layak masuk daftar pertimbangan. Tapi kalau kebutuhanmu mencakup software berat atau aplikasi khusus Windows x86, sebaiknya tunggu hasil review independen dulu.

Detail lengkap soal varian, harga, dan ketersediaan di Indonesia masih menunggu pengumuman resmi Lenovo. Pantau terus informasinya sebelum memutuskan membeli.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua