Strategi VinFast Perkuat Ekosistem Baterai Jelang Rilis Motor Listrik

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:09:05 WIB
Strategi VinFast Perkuat Ekosistem Baterai Jelang Rilis Motor Listrik

JAKARTA - Penetrasi kendaraan listrik di Indonesia semakin kompetitif dengan langkah agresif yang ditunjukkan oleh raksasa otomotif asal Vietnam, VinFast. Alih-alih hanya berfokus pada penjualan unit, VinFast memilih strategi "infrastruktur pertama" dengan mulai menyebarkan jaringan pendukung sebelum produknya resmi mengaspal. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa tenang bagi calon konsumen terkait daya tahan dan kemudahan pengisian daya di tengah skeptisnya publik terhadap keterbatasan jarak tempuh motor listrik.

Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, mengaku mulai menyiapkan infrastruktur pendukung menjelang peluncuran motor listrik perdananya di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan menyebar fasilitas penukaran baterai (battery swap) di sejumlah retail perbelanjaan. Pendekatan ini diharapkan dapat memangkas waktu tunggu pengisian daya konvensional, menjadikannya solusi mobilitas yang lebih dinamis di kota-kota besar.

Kehadiran Perdana Stasiun Penukaran Baterai di Kawasan Depok

Tanda-tanda keseriusan VinFast mulai terdeteksi oleh publik melalui kemunculan kabinet penukaran baterai di lapangan. Sebelumnya salah satu infrastruktur itu mulai terlihat di kawasan Depok, Jawa Barat pada pekan ini. Penampakan fasilitas tersebut memicu spekulasi mengenai waktu peluncuran produk yang semakin dekat.

Keberadaannya dibenarkan oleh Chief Executive Officer VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto. "Itu memang disiapkan untuk motor listrik Vinfast," kata Kariyanto melalui pesan singkat, Rabu (28/1). Meskipun secara fisik mulai terlihat, pihak manajemen masih menyimpan rapat mengenai peta distribusi menyeluruh dari fasilitas ini.

Kariyanto belum mau mengungkap secara rinci jumlah dan lokasi pasti jaringan swap baterai yang telah dipasang. Namun bisa dipastikan ekspansi infrastruktur akan dilakukan secara bertahap seiring peluncuran produk motor listriknya. Strategi bertahap ini menunjukkan bahwa VinFast ingin memastikan kualitas layanan di satu titik sebelum merambah ke wilayah yang lebih luas.

Target Peluncuran Produk pada Kuartal II 2026

Masyarakat Indonesia tidak perlu menunggu lama untuk melihat jajaran motor listrik ini secara resmi di diler. Kariyanto juga memastikan motor listrik Vinfast ini bakal meluncur di Indonesia pada kuartal kedua 2026 atau sekitar April-Juni. Fokus utama perusahaan saat ini adalah memastikan fondasi pendukung sudah siap sebelum unit diserahkan kepada konsumen.

"Rencana akan diluncurkan di kuartal II, saat ini sedang kami siapkan infrastrukturnya," katanya. Meskipun identitas spesifik motor yang akan mendarat di tanah air belum diungkap secara gamblang, bocoran mengenai model yang sudah ada di Vietnam memberikan gambaran yang menarik bagi calon pembeli.

Prediksi Model yang Akan Mengaspal di Tanah Air

Di negara asalnya, Vinfast telah meluncurkan tiga motor listrik dengan sistem tukar baterai pertamanya. Salah satu model pertama, Viper, memiliki desain mirip Honda Vario 125, sedangkan dua lainnya bernama Evo dan Feliz II. Model-model ini dikenal memiliki keseimbangan antara fungsionalitas harian dan desain yang akrab di mata konsumen Asia Tenggara.

Viper dilengkapi dua slot baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan kemampuan jarak tempuh total 156 km hingga 165 km. Selain urusan performa, aspek teknologi juga menjadi nilai jual. Model ini juga dibekali fitur pelacakan GPS, SmartKey, serta fungsi start dan stop jarak jauh untuk memaksimalkan keamanan pengendara. Fitur-fitur ini sangat relevan dengan kebutuhan keamanan kendaraan di kota-kota besar Indonesia yang padat.

Ambis Strategis: Belajar dari Kesuksesan di Vietnam

VinFast membawa pengalaman sukses mereka dari Vietnam untuk diterapkan di Indonesia. Di negara asalnya, Grup Vinfast diketahui telah memiliki 4.500 stasiun penukaran baterai dengan beberapa kabinet di tiap lokasi. Angka tersebut menunjukkan skala kapasitas yang sangat besar dan efisiensi logistik yang sudah teruji.

Komitmen jangka panjang VinFast di kawasan Asia Tenggara pun tidak main-main. Ke depan, perusahaan menargetkan total 45.000 kabinet pada Maret 2026 guna memperluas layanan bagi konsumen. Dengan membawa standar infrastruktur yang sama ke Indonesia, VinFast berpotensi menjadi pemain kunci dalam mempercepat transisi energi di sektor transportasi roda dua nasional, menyaingi para pemain lokal dan merek Jepang yang sudah lebih dulu ada.

Kehadiran stasiun penukaran baterai di retail perbelanjaan ini diprediksi akan mengubah gaya hidup pemilik motor listrik, di mana pengisian daya dapat dilakukan sembari melakukan aktivitas harian. Langkah ini mempertegas bahwa bagi VinFast, menjual motor listrik bukan hanya soal unit, melainkan soal menyediakan ekosistem energi yang tanpa batas bagi penggunanya.

Terkini