BPJPH Dorong Produk Halal Nasional Mendunia Lewat Kerja Sama USDA

BPJPH Dorong Produk Halal Nasional Mendunia Lewat Kerja Sama USDA
BPJPH Dorong Produk Halal Nasional Mendunia Lewat Kerja Sama USDA

JAKARTA - Kerja sama internasional di bidang sertifikasi halal makin menguat dengan apresiasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terhadap Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Komitmen USDA untuk mematuhi regulasi sertifikasi halal Indonesia menandai langkah penting dalam diplomasi perdagangan global dan perlindungan konsumen Muslim di Indonesia dan dunia.

Pengakuan Global atas Standar Halal Indonesia

Baca Juga

BPJPH Dorong Produk Halal Nasional Mendunia Lewat Kerja Sama USDA

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan apresiasi kepada USDA atas komitmennya mematuhi standar halal Indonesia. 

Menurut Haikal, kepatuhan ini bukan hanya pengakuan terhadap aturan nasional, tetapi juga membuktikan bahwa sistem Jaminan Produk Halal (JPH) Indonesia diterima secara luas di tingkat global. Hal ini menjadi bukti keberhasilan Indonesia dalam menjaga kualitas dan integritas sertifikasi halal.

“Ini mencerminkan bahwa sistem jaminan produk halal Indonesia, yang merupakan wujud tanggung jawab negara dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat kita, diakui dan dipatuhi oleh pelaku usaha global,” ujar Haikal.

Penerimaan dan kepatuhan pelaku usaha global terhadap standar halal Indonesia penting dalam konteks perdagangan internasional yang kompleks, serta menjadi jaminan perlindungan konsumen dan kepercayaan pasar terhadap produk halal Indonesia.

Proses Dialog Konstruktif yang Intensif

Haikal menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan hasil dari proses dialog panjang dan konstruktif antara BPJPH dan otoritas USDA di Amerika Serikat. 

Dialog ini melibatkan kunjungan bilateral, dimulai dari kunjungan BPJPH ke kantor USDA di Amerika Serikat, kemudian kunjungan balasan pejabat setingkat Menteri Koordinator Perekonomian AS ke Indonesia.

“Prosesnya memang cukup panjang. Sejak saya datang langsung ke USDA di Amerika Serikat, kemudian mereka membalas kunjungan kami ke Indonesia. Lalu, pejabat setingkat Menko Perekonomian mereka datang ke kantor kami (BPJPH). Setelah itu kami lanjutkan dengan serangkaian diskusi yang cukup alot,” terang Haikal.

Diskusi dan rapat mendalam tersebut dilakukan sebanyak enam kali untuk membahas detail sertifikasi halal dan mekanisme kepatuhan yang diperlukan agar kedua pihak dapat memahami dan menghormati regulasi masing-masing.

USDA Tunjukkan Sikap Kooperatif dan Terbuka

Sikap USDA sangat terbuka, santun, dan menghormati regulasi halal Indonesia meski memiliki aturan yang ketat sendiri. Sikap kooperatif ini menjadi modal utama kelancaran kerja sama kedua negara di bidang sertifikasi halal.

“Kami melihat bahwa mereka sangat comply dengan Halal Indonesia dan menunjukkan keseriusan dalam memahami ketentuan JPH di Indonesia,” lanjut Haikal.

Lebih jauh, BPJPH juga berencana melakukan kunjungan balasan ke perwakilan USDA di Indonesia guna menjaga hubungan harmonis yang telah terbangun dan memperkuat komunikasi demi kelancaran kerja sama di masa depan.

Penguatan Kerja Sama Menjelang Implementasi Wajib Halal

Komitmen USDA datang pada saat Indonesia bersiap menerapkan kebijakan Wajib Halal yang akan diberlakukan mulai Oktober 2026. Haikal menilai bahwa kerja sama ini sangat strategis sebagai momentum penguatan posisi Indonesia sebagai pusat standar halal dunia.

Selain memberikan perlindungan optimal bagi konsumen, kebijakan wajib halal diharapkan dapat memperkuat daya saing produk nasional dan memperluas akses pasar global untuk pelaku usaha Indonesia.

“Selain memberikan perlindungan optimal bagi konsumen, kebijakan ini juga diharapkan memperkuat daya saing produk nasional serta memperluas akses pasar global bagi pelaku usaha Indonesia,” kata Haikal.

Hal ini menjadi kunci dalam pengembangan ekosistem industri halal yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar internasional.

Tantangan dan Peluang dalam Ekosistem Halal Global

Industri halal kini menjadi salah satu sektor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan global. Dengan populasi Muslim dunia yang terus bertambah, pasar produk halal diprediksi semakin besar dan menjadi motor penggerak ekspor Indonesia.

Namun, tantangan terbesar dalam pengembangan industri halal adalah harmonisasi regulasi antar negara agar tidak menghambat distribusi produk halal di pasar global.

Kerja sama BPJPH dan USDA menunjukkan bahwa negara dengan regulasi berbeda dapat menemukan titik temu dan beradaptasi satu sama lain demi kelancaran perdagangan halal.

“Kami berharap kerja sama seperti ini bisa menjadi contoh untuk memperkuat diplomasi halal dan memperluas jaringan kolaborasi internasional,” ungkap Haikal.

Perlindungan Konsumen dan Jaminan Kualitas Produk

BPJPH tidak hanya bertindak sebagai regulator, melainkan juga sebagai penjaga mutu produk halal di Indonesia. Pengakuan USDA terhadap sistem sertifikasi halal Indonesia menegaskan bahwa produk-produk halal yang beredar memenuhi standar syariah dan kualitas tinggi.

Kepercayaan masyarakat Muslim terhadap produk halal meningkat berkat adanya sistem sertifikasi yang transparan dan terjamin integritasnya. Ini merupakan modal utama untuk mengembangkan pasar domestik dan internasional bagi produk halal Indonesia.

Komitmen Berkelanjutan untuk Penguatan Sistem JPH

Haikal menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan titik awal bagi penguatan sistem JPH secara berkelanjutan. BPJPH akan terus meningkatkan kualitas layanan dan pengawasan sesuai dengan perkembangan industri dan kebutuhan pasar.

Selain itu, BPJPH berencana memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat guna mendorong budaya sertifikasi halal yang kuat dan inklusif.

Komitmen USDA dalam mematuhi regulasi halal Indonesia memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin global di bidang sertifikasi halal. Proses dialog panjang dan kerja sama intensif ini menjadi contoh diplomasi konstruktif yang bisa mengatasi tantangan regulasi dan memperkuat daya saing produk halal nasional.

Indonesia kini siap menjadi pusat industri halal dunia yang terpercaya dengan fondasi integritas, kualitas, dan perlindungan konsumen sebagai prioritas utama.

Sindi

Sindi

navigasi.co.id adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

Panduan Lengkap Cara Top Up E-Money Mandiri di Livin’ by Mandiri 2026

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

12 Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2025 & Syaratnya agar Muncul di Akun

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Rekomendasi Hotel di Braga Bandung di Bawah Rp500 Ribu di 2026

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wapres Gibran Pastikan Pemulihan RSUD Aceh Tamiang Pascabencana

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global

Wamenlu Pastikan Indonesia Siap Menjadi Pemain Kunci Industri Semikonduktor Global