JAKARTA – Angka penumpang KRL capai 155.009.997 orang menunjukkan keberhasilan PT KAI dalam membangun jaringan transportasi yang semakin terhubung dan diminati publik.
Kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel terus meningkat secara signifikan berkat kemudahan aksesibilitas antar stasiun.
Efisiensi waktu tempuh menjadi alasan utama mengapa jutaan orang beralih dari kendaraan pribadi ke layanan kereta komuter setiap harinya.
"Jumlah penumpang KRL capai 155.009.997 mencerminkan bahwa jaringan PT KAI makin terhubung dan mampu melayani mobilitas warga dengan sangat baik," ujar Anne Purba, sebagaimana dilansir dari merahputih.com, Sabtu (25/4/2026).
Anne Purba berpendapat bahwa integrasi dengan moda transportasi lain seperti LRT dan Transjakarta turut mendorong pertumbuhan angka pengguna secara masif.
Perluasan jangkauan layanan ke wilayah-wilayah penyangga terus dilakukan guna memberikan kemudahan bagi para pekerja komuter.
Tersedianya berbagai pilihan metode pembayaran digital membuat proses transaksi di gerbang stasiun menjadi jauh lebih cepat dan praktis.
Fasilitas di area peron dan dalam rangkaian kereta juga terus diperbarui demi menjaga kenyamanan penumpang selama perjalanan berlangsung.
KAI Commuter berkomitmen untuk menambah frekuensi perjalanan pada jam sibuk guna mengakomodasi volume penumpang yang terus tumbuh setiap tahunnya.
Penggunaan teknologi pemantauan kepadatan secara real-time kini telah diimplementasikan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan di seluruh lintasan.