BANDUNG - Dedi Mulyadi pastikan Jalan Diponegoro tak ditutup menyusul beredarnya spanduk pengumuman ilegal yang sempat meresahkan para pengguna jalan di kawasan tersebut.
Informasi sepihak mengenai pemblokiran jalur utama di pusat kota tersebut sempat memicu kebingungan bagi warga yang hendak melintas pagi ini.
"Saya tegaskan bahwa hari ini Jalan Diponegoro tetap dibuka untuk umum, spanduk yang terpasang itu ilegal dan tanpa izin," ujar Dedi Mulyadi, saat meninjau lokasi di Bandung pada, Kamis (30/4/2026).
Dedi Mulyadi berpendapat bahwa tindakan oknum yang memasang spanduk tersebut merupakan bentuk provokasi yang mengganggu ketertiban umum.
Petugas keamanan di lapangan telah diminta untuk segera menurunkan paksa seluruh atribut yang mengandung narasi penutupan jalan.
Kelancaran arus lalu lintas di sekitar Gedung Sate dipastikan tetap berjalan normal tanpa adanya pengalihan rute khusus.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah memercayai kabar yang tidak berasal dari saluran resmi pemerintah daerah.
Satpol PP dikerahkan untuk melakukan patroli guna memastikan tidak ada lagi pemasangan pengumuman liar di fasilitas publik.
Pihak berwenang kini tengah menelusuri identitas pelaku yang bertanggung jawab atas pemasangan spanduk yang dianggap menyesatkan tersebut.