Pemkab Tangerang Fokus Benahi 11 Perlintasan KRL Tanpa Palang Pintu

Kondisi perlintasan jalur KRL green line Tanah Abang-Rangkasbitung tanpa palang pintu.
Jumat, 08 Mei 2026 | 02:50:16 WIB

TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan pemetaan terhadap 28 titik perlintasan commuter line jalur green line rute Tanah Abang–Rangkasbitung. 

Dari total jumlah tersebut, diketahui 11 titik masih belum dilengkapi palang pintu maupun pos penjagaan, sehingga dianggap rawan bagi keselamatan warga.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 15 titik perlintasan yang sudah dijaga oleh petugas gabungan dari unsur pemerintah dan warga.

"15 perlintasan ini sudah dijaga saat ini ya, sudah dijaga oleh petugas dari provinsi, kabupaten, dan ada juga swadaya masyarakat," katanya kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, keberadaan 11 titik yang belum dijaga menjadi perhatian serius pemerintah daerah lantaran mempunyai potensi risiko kecelakaan yang tinggi.

"Nah ini menurut kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang, bahwa 11 titik ini yang akan menjadi fokus kami supaya segera ini juga ada penjaganya," paparnya.

Ia menambahkan bahwa rencana pembangunan palang pintu pada sejumlah perlintasan sebidang tersebut saat ini masih dalam proses kajian oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang.

"Kami sudah koordinasi juga dengan Dinas Perhubungan, segera ini dikaji sekaligus juga dimohonkan supaya semua titik ini akan kami upayakan dijaga secara bertahap ya," ungkapnya.

Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal tersebut juga memberikan dukungan atas rencana pembenahan 1.800 perlintasan kereta api di Pulau Jawa yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. 

Pemerintah pusat diketahui memberikan alokasi anggaran Rp4 triliun kepada PT KAI guna meningkatkan keselamatan pada perlintasan sebidang.

Di Kabupaten Tangerang sendiri, terdapat delapan titik perlintasan yang masuk ke dalam prioritas peningkatan keselamatan oleh PT KAI. 

Lokasi itu mencakup Kampung Parigi, Cibelut, Cisauk Sinyal, Kampung Kandang, Jatake, terusan Stasiun Tigaraksa–Cikoya, hingga Kampung Gabus.

"Dishub juga sudah mendata di lokasi-lokasi mana saja yang 8 titik ini, dan nanti kami akan usulkan juga karena mereka kan butuh data, butuh lokasi, butuh titik juga," ucap Maesyal.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati