Jakarta Perkuat Koneksi Global dan Revitalisasi Kawasan Strategis

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto.
Senin, 11 Mei 2026 | 09:15:14 WIB

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa sebagai kota global, Jakarta tidak hanya fokus pada pembangunan dalam negeri saja, tetapi juga aktif memperkuat komunikasi dengan kota-kota lain di mancanegara.

"Penguatan kerja sama internasional dilakukan untuk memperluas konektivitas global dan berbagi inovasi pembangunan kota," ujar Uus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/05/2026).

Uus memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta mencatatkan hasil yang baik walaupun terdapat berbagai rintangan global.

Berdasarkan data terbaru, capaian ekonomi Jakarta pada akhir 2025 tercatat sebesar 5,21 persen, lalu meningkat ke angka 5,56 persen pada awal tahun 2026.

“Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta mampu menunjukkan daya tahan ekonomi yang kuat. Ini membuktikan bahwa Jakarta tetap tumbuh, berkembang, dan siap bersaing di tingkat global,” jelas Uus.

Bukan hanya sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini pun sedang melakukan penataan di beberapa wilayah strategis.

Salah satu fokus utamanya adalah revitalisasi di sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang ditargetkan menjadi lebih rapi dan representatif menjelang perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta pada 22 Juni 2026.

Kawasan ini dipandang sangat penting karena menjadi pusat berdirinya berbagai kantor kedutaan besar, gedung kementerian, serta pusat ekonomi nasional.

“Jakarta harus terus ditata dan dibangun agar benar-benar menjadi kota global yang nyata. Penataan kawasan Rasuna Said dan Kuningan merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah Jakarta yang modern, nyaman, dan membanggakan,” ucap Uus.

Uus menekankan bahwa keberhasilan transformasi Jakarta menjadi kota global sangat bergantung pada peran serta masyarakat luas.

“Dukungan seluruh warga Jakarta menjadi kata kunci agar Jakarta dapat menjadi kota kebanggaan berskala internasional, dengan tetap menjunjung budaya Betawi sebagai budaya inti Kota Jakarta,” pungkas Uus.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati