Kendaraan Listrik Dominasi 60 Persen Pasar Otomotif Tiongkok

Penjualan mobil konvensional bermesin bensin anjlok 37 persen di pasar otomotif terbesar dunia. Sinyal kendaraan listrik bakal kuasai pasar global.(Sumber: NET)
Jumat, 15 Mei 2026 | 09:30:43 WIB

TIONGKOK - Industri otomotif di Tiongkok mencatatkan pencapaian bersejarah pada bulan April 2026 setelah tingkat penetrasi ritel untuk kendaraan energi baru (NEV) berhasil menembus angka 60 persen untuk pertama kalinya.

Berdasarkan data peringkat penjualan ritel dari Dongchedi serta informasi dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA), tercatat hanya ada satu model kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) yang mampu menembus daftar sepuluh besar mobil terlaris.

Melansir dari Carnewschina, selama periode April 2026, sebanyak sembilan dari sepuluh model penumpang yang paling banyak terjual di negeri tersebut merupakan jenis mobil listrik murni maupun plug-in hybrid (PHEV).

Geely Binyue, atau yang lebih dikenal sebagai Coolray di pasar internasional, menjadi satu-satunya wakil dari kategori mesin konvensional yang duduk di posisi kedelapan.

Total volume penjualan Geely Xingyuan (Geely Galaxy EX2) yang memuncaki daftar tercatat sekitar 2,3 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan perolehan angka penjualan Coolray.

Dalam daftar mobil terlaris di Tiongkok pada bulan April 2026, urutan pertama ditempati oleh Geely Xingyuan (Galaxy EX2) yang mencatatkan penjualan sebanyak 34.727 unit.

Posisi kedua diisi oleh Xiaomi SU7 dengan angka pengiriman sebanyak 26.826 unit, diikuti oleh Tesla Model Y dengan 22.990 unit, Li Auto i6 sebanyak 21.024 unit, serta Changan Qiyuan (Nevo) Q05 dengan 15.814 unit.

Pada peringkat keenam terdapat BYD Sealion 06 EV dengan 15.659 unit, disusul BYD Yuan Up 15.658 unit, Geely Coolray 14.923 unit, Leapmotor A10 14.372 unit, dan ditutup oleh BYD Dolphin sebanyak 14.218 unit.

Sementara itu, jika ditinjau berdasarkan jenis kendaraannya, total penjualan ritel untuk model penumpang pada April 2026 mencapai 1,384 juta unit, atau mengalami penurunan sebesar 21,5 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Meskipun penjualan ritel NEV mencapai 849.000 unit dengan penurunan 6,8 persen, segmen kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) justru merosot sangat tajam.

Sektor mesin konvensional tersebut hanya mampu membukukan penjualan sebesar 530.000 unit, yang berarti terjadi penurunan drastis sebesar 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan turun 33 persen dari bulan sebelumnya.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati