Progres Pembangunan Tol Palembang-Betung Sudah Menyentuh 81,99 Persen
PALEMBANG - PT Hutama Karya memberikan laporan bahwa perkembangan pembangunan jalan Tol Palembang-Betung di Sumatera Selatan sudah menyentuh angka 81,99 persen sampai pertengahan Mei 2026.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, melalui keterangan tertulis di Palembang pada Jumat menyebutkan bahwa selain kemajuan konstruksi yang terus merangkak naik, proses pembebasan lahan untuk ruas tol sepanjang 69,2 kilometer itu sudah mencapai 87,45 persen.
Iwan berpendapat bahwa pengerjaan jalan tol tersebut terus dipacu lantaran memegang peran strategis dalam menunjang konektivitas wilayah Sumatera Selatan menuju Jambi serta mempermudah distribusi logistik dan pergerakan warga.
“Pembangunan jalan tol ini bukan hanya fokus pada percepatan konstruksi, tetapi juga menjaga kualitas pekerjaan serta aspek keselamatan selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Iwan dalam keterangannya.
Iwan memaparkan bahwa Hutama Karya mematok target untuk dua seksi prioritas, yaitu Seksi 1 Palembang-Rengas serta Seksi 2 Rengas-Pangkalan Balai agar dapat diselesaikan pada kuartal III 2026.
Adapun untuk Seksi 3 Pangkalan Balai-Betung direncanakan rampung pada permulaan tahun 2027.
Iwan menyampaikan bahwa pihaknya senantiasa memperkukuh koordinasi dengan aneka pihak demi menjamin proses penyelesaian lahan dan pengerjaan konstruksi tetap berada pada jalur target.
“Kami ingin memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan sesuai standar. Koordinasi terus kami perkuat agar hambatan di lapangan dapat segera ditangani dan percepatan penyelesaian proyek dapat berjalan optimal,” katanya.
Tol Palembang-Betung merupakan sambungan dari ruas Tol Kayu Agung-Palembang yang sudah lebih dulu difungsikan.
Kehadiran ruas tol ini dinilai sangat vital karena menjadi bagian dari jaringan jalan penghubung antara Sumatera Selatan dan Jambi.
Selain mempererat konektivitas antarwilayah, proyek jalan tol tersebut juga diprediksi akan menghidupkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang jalur, mulai dari area industri, perniagaan, hingga sektor jasa dan logistik.
Apabila sudah terhubung secara utuh, Jalan Tol Palembang-Betung diyakini bakal sanggup memotong durasi waktu perjalanan sekaligus menekan biaya logistik di area Sumatera bagian selatan.