Tekan Harga Jelang Iduladha, Jabar Gelar Pasar Murah di 6 Daerah

Ilustrasi pasar murah. (Sumber: NET)
Rabu, 20 Mei 2026 | 04:46:01 WIB

BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan program pasar murah dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 2026 di enam daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Melalui kegiatan sosial ini, ketersediaan sebanyak lebih dari 38 ton komoditas bahan pangan pokok disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Kepala Disperindag Jawa Barat, Nining Yuliastiani memaparkan, operasi pasar murah tersebut diselenggarakan menjelang tibanya Hari Raya Iduladha demi memastikan tingkat harga kebutuhan pokok di pasar tetap stabil.

"Pasar murah ini menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau," ucapnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5/2026).

Bazar pangan murah tersebut dijadwalkan bergulir pada rentang waktu 20-22 Mei 2026 yang berlokasi di UPTD Inlog Satpel Sukabumi, UPTD BPSMB Karawang, UPTD BPSMB Bandung, UPTD BPSMB Bogor, UPTD BPSMB Cirebon, serta UPTD IPOK Satpel Tasikmalaya.

Sementara itu, varian komoditas pokok yang disediakan mencakup beras SPHP, beras medium, beras premium, Minyakita, minyak goreng kemasan premium, gula pasir, tepung terigu, cabai, bawang merah/putih, sayuran, daging ayam serta sapi, telur ayam, komoditas sektor perikanan, sampai berbagai macam produk makanan olahan serta kemasan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog Jabar, ID Food untuk kesiapan pasokannya," kata Nining.

Pihak Disperindag Jabar memperkirakan angka kunjungan akan mencapai lebih dari 4.000 warga yang mendatangi area pasar murah tersebut.

Target utama dari program ini ditujukan bagi kalangan ibu rumah tangga, kader penggerak PKK, tenaga pendidik, kaum buruh pekerja, hingga elemen masyarakat umum secara luas.

Nining menjelaskan, pelaksanaan pasar murah ini merangkul keterlibatan dari kemitraan lintas sektor, mulai dari pihak DKPP Jabar, DTPH Jabar, DKP Jabar, Bank Indonesia, Bulog Jabar, ID Food, Aprindo, perwakilan kelompok tani, perusahaan usaha ritel, hingga jajaran elemen kewilayahan setempat.

Menurut penilaiannya, jalinan sinergi dari berbagai pihak tersebut sangat penting diterapkan agar ketersediaan stok pangan menjelang perayaan Iduladha selalu terjaga dengan baik dan harganya tidak melonjak tinggi.

"Kami ingin memastikan pasokan tersedia dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih ringan," kata Nining.

 

Reporter: Ganis Akjul Karyawati