Zionis Israel Cegat Seluruh Kapal Bantuan Kemanusiaan Gaza

Pasukan Israel mencegat 40 kapal bantuan Global Sumud Flotilla (GSF) dan menahan 300 aktivis.(Sumber:NET)
Rabu, 20 Mei 2026 | 05:04:01 WIB

MOSKOW - Gabungan aliansi aktivis pro-Palestina Global Sumud Flotilla (GSF) memvalidasi bahwa seluruh armada kapal yang tergabung dalam misi konvoi pelayaran paling baru demi menembus blokade Gaza telah diadang dan dicegat oleh barisan pasukan Zionis Israel.

"Semua kapal telah dicegat. Kami menunggu informasi terbaru terkait penculikan ilegal mereka," kata GSF melalui platform Telegram pada Selasa.

Rangkaian rute pelayaran armada bantuan logistik kemanusiaan yang diarahkan menuju wilayah Jalur Gaza tersebut dilaporkan mulai bertolak berlayar dari wilayah Barcelona, Spanyol, pada tanggal 15 April yang lalu.

Memasuki momen malam hari pada kurun tanggal 29 April menuju 30 April, para personel aktivis mengutarakan bahwa unit pasukan militer Israel menduduki secara paksa kapal milik mereka di zona dekat Pulau Kreta.

Pasukan tersebut kemudian merusak bagian mesin penggerak kapal beserta perangkat sistem navigasi, lalu menelantarkan para aktivis begitu saja.

Berikutnya pada hari Senin (18/5), armada kapal pengemban misi kemanusiaan tersebut dikepung secara masif sekaligus menjadi sasaran aksi pencegatan paksa oleh kapal perang milik pihak Zionis di kawasan perairan internasional dengan estimasi jarak sekitar 250 mil laut dari area pesisir Gaza.

Pada momentum akhir Maret yang lalu, pihak koalisi aktivis tersebut sempat memaparkan bahwa akumulasi jumlah kapal yang diterjunkan dalam misi flotilla paling gres ini bakal menyentuh angka 100 unit, disertai lebih dari 2.000 partisipan yang akan ikut andil di dalamnya.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati