Rangkuman Humaniora: Menkeu Purbaya Batal Haji & Karhutla Riau

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Erick Yusuf membacakan taujihat. (Sumber: NET)
Jumat, 22 Mei 2026 | 11:40:40 WIB

JAKARTA - Di bawah ini merupakan ringkasan berita humaniora paling diminati di Indonesia pada Kamis (21/5), mulai dari pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai pembatalan rencana keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 ini sampai dengan peristiwa Karhutla di Riau yang menjadi salah satu insiden mencolok di tingkat nasional.

  1. BNPB: Karhutla di Riau menjadi salah satu kejadian menonjol nasional

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang kawasan Provinsi Riau hingga kini masih dikategorikan sebagai salah satu peristiwa bencana yang mencolok di tingkat nasional.

2. MUI bentuk crisis center kawal pembebasan 9 WNI yang diculik Israel

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendirikan pusat krisis (crisis center) demi mengawal langkah penyelamatan para aktivis kemanusiaan, termasuk sembilan warga negara Indonesia yang disandera oleh Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza.

3. Ikut awasi SPMB, masyarakat bisa lapor kecurangan lewat KSP Mendekat

Kantor Staf Presiden (KSP) ikut menyokong pengawasan jalannya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengimbau warga agar melaporkan tiap indikasi kecurangan ataupun pelanggaran lewat saluran bantuan (hotline) KSP Mendekat.

4. BPJS Kesehatan gandeng Kopdes Merah Putih sebagai kanal pembayaran JKN

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menjalin kemitraan dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) untuk melebarkan jalur transaksi sekaligus mempermudah para anggota program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memulihkan kembali status keanggotaan JKN mereka.

5. Purbaya batal berangkat haji 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengutarakan bahwa dirinya mengurungkan niat untuk bertolak menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 ini.

"Nggak jadi," kata Purbaya sambil tertawa kecil, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati