Japan Airlines Siap Buka Pengiriman Logistik ke Bulan

Ilustrasi Japan Airlines (Sumber: NET)
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:35:13 WIB

JAKARTA - Kolaborasi mutakhir di sektor penerbangan antariksa tengah diciptakan oleh Japan Airlines bersama JALUX.

Komitmen bersama telah disepakati oleh kedua korporasi tersebut guna menyukseskan misi pendaratan di bulan (Misi 3) yang ditargetkan berlangsung pada tahun 2028.

Maskapai ini beserta JALUX berencana menyediakan slot angkutan logistik serta mengeksekusi pengiriman barang menuju permukaan bulan berdasarkan informasi dari situs resmi Japan Airlines pada Jumat (29/5/2026).

Potensi kolaborasi dalam operasional logistik ke bulan telah dipetakan sebelumnya melalui nota kesepahaman (MOU) yang ditandatangani pada November 2025 oleh tiga entitas di bawah naungan JAL Group, yakni JAL, JALUX, dan JAL Engineering.

Program inovatif bertajuk “ARGO PROJECT” bakal diluncurkan oleh JAL Group melalui optimalisasi kapasitas muatan cargo tersebut.

Inisiatif ini memanfaatkan wahana pendarat milik ispace dan dirancang untuk memproteksi sekaligus meneruskan kebudayaan bumi di bulan bagi generasi masa depan.

Agenda ini secara formal dinamai “The ARGO Trans-Lunar Heritage Project” yang membawa konsep “The Ark Relaying for Generations Onward”.

Transfer warisan kebudayaan serta rekam jejak aktivitas berharga umat manusia kepada para penghuni bulan di masa yang akan datang menjadi tujuan utama dari proyek tersebut.

Pihak manajemen JAL Group menilai dinamika global yang berganti terlalu cepat memicu risiko hilangnya aneka artefak budaya penting.

Aset budaya yang bernilai tinggi tersebut dinilai ideal diamankan dan dirawat di lingkungan bulan sampai masanya nanti dibuka bagi generasi masa depan.

Empat tahapan persiapan hingga operasional penerbangan disusun oleh JAL Group dalam merealisasikan program pengiriman logistik ke bulan.

Perancangan kontainer pengumpul barang muatan meliputi fase pertama.

Proses peluncuran roket pengangkut dari orbit bumi menuju bulan mencakup fase kedua.

Pendaratan di wilayah bulan sekaligus penempatan kontainer khusus berupa fase ketiga.

Transfer kebudayaan kepada peradaban manusia di bulan pada masa depan menutup fase keempat.

Tanggung jawab atas penyediaan kontainer transportasi khusus ke bulan, manajemen pengumpulan logistik yang akan diangkut, serta pengerjaan kontainer khusus itu sendiri dipegang oleh JALUX dalam pembagian tugasnya.

Dimensi sekitar 20 cm x 20 cm x 10 cm dirancang untuk purwarupa wadah logistik tersebut, dilengkapi kompartemen internal berbahan khusus yang tangguh menghadapi cuaca ekstrem bulan guna mengamankan barang di dalamnya.

Di sisi lain, berbagai objek yang merepresentasikan kebudayaan modern, seperti komoditas lokal ataupun kuliner khas daerah, akan dikumpulkan oleh JAL yang bersinergi dengan jajaran pemerintah daerah serta sektor korporasi di penjuru Jepang.

Di samping itu, ruang penyimpanan khusus juga bakal dipersiapkan untuk mengangkut artefak kebudayaan langsung menuju permukaan bulan.

Reporter: Ganis Akjul Karyawati